RELUNG.ID– Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah pegawai di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, diduga sedang bermain game saat jam kerja viral di media sosial dan menuai beragam tanggapan dari masyarakat.
Video berdurasi sekitar 30 detik yang diunggah oleh akun Instagram @pojoksatu tersebut memperlihatkan suasana sebuah ruangan yang disebut berada di lingkungan kantor Kecamatan Mauk. Dalam rekaman itu, sejumlah pegawai tampak bermain game menggunakan perangkat yang disebut sebagai PlayStation.
Unggahan tersebut menjadi sorotan karena aktivitas itu diduga dilakukan saat jam kerja berlangsung. Terlihat pula jam dinding di dalam ruangan yang menunjukkan waktu sekitar pukul 09.00 WIB.
Dalam narasi yang menyertai unggahan, disebutkan bahwa fasilitas yang dibiayai dari pajak masyarakat seharusnya digunakan untuk mendukung pelayanan publik, bukan untuk kepentingan pribadi. Video itu juga menyoroti dugaan penggunaan fasilitas kantor seperti televisi dan listrik untuk aktivitas bermain game di lingkungan pemerintahan.
Sejumlah warganet pun memberikan beragam komentar. Sebagian mempertanyakan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, sementara yang lain meminta agar konteks dan waktu pengambilan video dijelaskan secara utuh sebelum menarik kesimpulan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam video tersebut, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Mauk disebut telah memberikan penjelasan bahwa aktivitas bermain game dilakukan saat jam istirahat. Selain itu, disebutkan pula bahwa tidak ada aturan yang secara khusus melarang kegiatan tersebut.
Meski demikian, penjelasan tersebut belum meredam sorotan publik. Banyak pihak tetap mempertanyakan penggunaan fasilitas kantor untuk kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat, terlebih karena aktivitas tersebut terekam pada waktu yang diduga masih masuk jam kerja.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Kecamatan Mauk terkait video yang beredar maupun klarifikasi mengenai waktu dan lokasi pasti pengambilan rekaman tersebut.
Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Camat Mauk, Angga Yulyantono, melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Viralnya video tersebut kembali memunculkan perdebatan di ruang publik mengenai etika penggunaan fasilitas negara, disiplin aparatur, serta pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.[YKP]

