RELUNG.ID – Keluhan masyarakat mengenai kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Empat Lawang kembali mencuat.
Kali ini, ruas Jalan Poros yang menghubungkan Tebing Tinggi dan Pendopo menjadi sorotan tajam setelah kondisinya kian memprihatinkan, terutama saat musim penghujan.
Bukan sekadar berlubang, titik-titik kerusakan di jalan utama ini dikabarkan telah berubah menjadi jalur yang licin dan berbahaya.
Hal ini dipicu oleh adanya penimbunan jalan menggunakan material tanah yang justru membuat permukaan jalan menjadi bubur lumpur saat terkena air hujan.
Kekesalan warga memuncak di media sosial. Salah seorang pengguna jalan bernama Feni mengunggah kondisi terkini jalan tersebut melalui akun media sosialnya.
Dia menyoroti betapa bahayanya melintas di sana, terutama bagi kendaraan yang harus melewati tanjakan.
“Banyak nian mobil tepundur, motor tebalek lantak jalan yg di timbun pakai tanah liat ni,” tulis Feni dalam unggahannya.
Ia juga menyayangkan kebijakan penimbunan yang menggunakan material tanah liat, yang dinilai tidak tepat untuk kondisi jalan yang memiliki kontur menanjak.
“Tolong nian sapo bae jgn di timbun pakai tanah liat, payo bepikir oy… kesian kami yg kulu kilir jalan Poros ini apalagi hari musim hujan, jadi licin nian jalan,” tambahnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa kendaraan roda empat kerap kesulitan mendaki tanjakan karena roda kehilangan traksi (slip) pada permukaan tanah yang basah.
Tak jarang, kendaraan harus mengantre atau bahkan mengambil risiko mundur kembali jika tidak kuat menanjak, yang tentu sangat membahayakan kendaraan di belakangnya.
Bagi pengendara roda dua, tantangannya jauh lebih berat. Licinnya permukaan jalan membuat banyak pemotor terjatuh saat mencoba melintasi titik-titik kerusakan tersebut.
Masyarakat berharap pihak dinas terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi material timbunan yang digunakan.
Warga meminta agar perbaikan dilakukan secara permanen atau setidaknya menggunakan material yang lebih layak seperti batu koral agar jalan tetap bisa dilalui dengan aman meskipun diguyur hujan.
Sebelumnya, Plt Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, Yulius Sugiantara mengatakan pihaknya sudah menyurati dan melaporkan kerusakan jalan provinsi ke pihak PUBM Sumsel.
“Jalan poros itu masuk jalan lintas provinsi kami sudah melaporkan ke pihak provinsi dengan harapan ada perbaikan,” tutupnya. (SLM)

