Sebuah video yang memperlihatkan kepala sekolah menampar sejumlah siswanya viral di media sosial.
Dalam video tersebut, satu kelas yang berjumlah 32 murid tersebut dikumpulkan di lapangan dengan duduk berjongkok. Kemudian, mereka pun ditampar satu persatu di wajah mereka.
Berdasarkan informasi, peristiwa tersebut terjadi di SMA Negeri 1 Ogan Ilir, Sumsel pada Rabu siang (14/9).
Dimana, berawal dari adanya laporan guru yang menyebutkan ada siswa yang merokok di kelas XI IPS. Kemudian, siswa pun diminta untuk menunjukkan siapa yang merokok. Namun, tidak ada satupun yang mengaku.
“Saya benar-benar tidak tahu siapa yang merokok. Jadi, satu kelas kena hukuman semua,” kata seorang siswa yang mendapatkan hukuman tersebut, Jumat (16/9).
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Ogan Ilir, Masnawati mengaku melakukan aksi tersebut hanya untuk mendidik para siswanya setelah mendapatkan laporan jika ada siswa yang merokok di kelas.
“Laporan yang saya terima dari salah satu guru, ada yang makan di kelas, sampahnya berantakan. Ada yang merokok, kemudian nendang-nendang meja saat jam pelajaran,” katanya.
Dia pun telah melakukan pemeriksaan langsung. Namun, tidak ada satu siswa di kelas yang mengaku sehingga semuanya dihukum.
“Begitu ditanya siapa yang nendang meja, mereka malah menyahut perkataan awas ada mata-mata yang ditujukan kepada guru mereka,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, seorang wali murid, Pitung mengatakan telah melaporkan dugaan tindak kekerasan ini kepada pihak kepolisian. Laporan tersebut mewakili sejumlah orangtua siswa lainnya yang sepakat.
“Kami sepakat melaporkannya ke polisi. Kami berharap yang bersangkutan dapat diberhentikan,” pungkasnya.

