RELUNG.ID – Masjid Ar-Rohman di Desa Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial.
Bukan karena kemegahannya, tetapi karena desain atapnya yang unik menyerupai baret khas Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Masjid ini tengah dalam proses pembangunan dan baru mencapai 60 persen. Berdasarkan unggahan akun Instagram @folkkonoha, bentuk atap masjid sudah mulai menyerupai baret prajurit TNI, sesuai konsep desain yang diinisiasi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Jenderal Agus memiliki keterikatan emosional dengan Masjid Ar-Rohman, mengingat tempat ini adalah lokasi ia mengaji semasa kecil. Ide desain unik ini juga didukung oleh Ustaz Adi Hidayat, yang menganggapnya sebagai refleksi perjalanan hidup sang Panglima dalam dunia militer.
Namun, bentuk masjid ini menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Beberapa komentar menyebut desainnya lebih menyerupai markas militer daripada tempat ibadah.
“Malah terlihat seperti markas, bukan tempat ibadah,” tulis akun @okisetiawan25_.
“Widihh, bikin masjid tempat ibadah masih pakai titel pangkat ya,” tambah akun @bintt4912.
Sementara itu, sejumlah warganet memberikan dukungan dengan alasan bahwa bentuk masjid tidak menjadi masalah selama tidak melanggar kaidah agama.
“Model apa pun itu masjid, jika tidak mengganggu kaidah agama, itu gak masalah. Yang jadi masalah jika sudah ada masjid, tapi orang sekitarnya tidak menunaikan kewajibannya melaksanakan salat,” tulis akun @mr_batula_se.
Ada pula yang memuji kreativitas desain tersebut. “Kreatif apa pun bentuknya, yang penting fasilitas masjid bener-bener untuk umat, dan agama Islam tetap merangkul semua umat beragama,” ungkap akun @rizaloioi77. (KPB)

