RELUNG.ID – Sebuah video menegangkan yang memperlihatkan detik-detik air bah membawa kayu gelondongan saat banjir besar di Sumatera viral di media sosial.
Rekaman tersebut diunggah akun Instagram @partofus_id pada Selasa (09/12/2025) dan langsung menyedot perhatian publik.
Meski lokasi kejadian tidak disebutkan, fenomena ini disebut berkaitan dengan banjir yang melanda tiga provinsi di Sumatera yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam video itu, terlihat gelombang air berwarna cokelat membawa batang-batang kayu raksasa yang melaju deras seperti proyektil.
Kayu-kayu tersebut menghantam rumah-rumah warga, merobohkan bangunan dalam hitungan detik, dan menyeret apa pun yang dilewatinya.
Beberapa rumah yang tampak kokoh pun luluh lantak diterjang derasnya arus bercampur tumpukan kayu.
Menurut keterangan unggahan, rekaman baru bisa disebarkan setelah warga di sejumlah titik terdampak keluar dari kondisi terisolasi.
Selama berhari-hari, wilayah tersebut lumpuh total akibat akses terputus, listrik padam, dan hilangnya sinyal komunikasi.
Begitu jaringan kembali pulih, warga langsung mengirimkan dokumentasi visual yang sebelumnya hanya bisa mereka ceritakan dari mulut ke mulut.
“Begitu jaringan pulih, video-video dahsyatnya arus banjir bercampur tumpukan kayu pun langsung membanjiri media sosial,” tulis akun tersebut.
Banjir kayu ini tidak hanya menghancurkan permukiman, tetapi juga menimbulkan trauma mendalam bagi korban selamat.
Warga kini berharap pemerintah segera mengirim bantuan logistik, alat berat, dan dukungan evakuasi untuk membuka jalur yang tertutup material gelondongan.
Video tersebut langsung viral dan hingga kini telah disukai 279 ribu kali serta mendapat 10,2 ribu komentar.
Kolom komentar dipenuhi kemarahan warganet yang menyoroti keberadaan kayu gelondongan dalam jumlah besar saat banjir.
Banyak yang menduga bahwa kayu-kayu tersebut berasal dari aktivitas ilegal logging di hulu sungai.
“Kita lihat, pemerintah akan proses hukum dalang di balik penebangan pohon-pohon ini atau tidak!” tulis akun @anto_alberto dalam kolom komentar.
Netizen mendesak pemerintah daerah hingga pusat untuk mengusut tuntas pemilik maupun pihak yang bertanggung jawab atas tumpukan kayu yang memperparah kerusakan akibat banjir.
Mereka menilai bencana besar ini tidak semata-mata disebabkan curah hujan ekstrem, tetapi diduga diperparah ulah manusia melalui pembalakan liar. (KPB)

