RELUNG.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang mencatat sebanyak 43.320 pelanggan telah menggunakan layanan kereta api selama masa angkutan Lebaran 1446 H, terhitung sejak 21 Maret hingga 1 April 2025.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan bahwa puncak volume penumpang terjadi pada H+1 Lebaran atau Senin, 1 April 2025, dengan total 4.098 penumpang—angka tertinggi selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
Menurut Aida, peningkatan volume penumpang sudah diprediksi sebelumnya seiring penambahan jumlah kereta pada beberapa layanan.
“Penambahan paling signifikan terjadi pada KA Rajabasa dengan tiga kereta tambahan atau 318 tempat duduk. Lalu KA Bukit Serelo ditambah satu kereta (106 seat), dan KA Komersial Sindang Marga mendapat tambahan satu kereta eksekutif (50 seat),” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kapasitas ini merupakan hasil kolaborasi antara KAI dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan guna menyediakan transportasi massal yang efisien, ramah lingkungan, dan bebas kemacetan selama masa mudik dan balik Lebaran.
Untuk puncak arus mudik, terjadi pada 28 dan 29 Maret 2025 (H-3 dan H-2) dengan jumlah penumpang masing-masing 3.860 dan 3.893 orang.
Sementara puncak arus balik diprediksi akan berlangsung pada Minggu, 6 April 2025 (H+6), dengan okupansi penjualan tiket yang telah mencapai 117 persen.
“Prediksi kami, arus balik tertinggi terjadi pada 6 April karena masa libur dan cuti bersama berakhir pada hari itu,” ujar Aida.
Hingga saat ini, total penjualan tiket selama masa angkutan Lebaran 2025 telah mencapai 75.262 tiket atau 114 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.
KAI Divre III Palembang mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk segera memesan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau agen resmi.
Aida juga mengingatkan agar pelanggan tiba lebih awal di stasiun, mengecek kembali jadwal keberangkatan, dan tidak membawa barang berlebihan demi keamanan selama perjalanan. (KPB)

