Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Walhi Ingatkan Sumsel di Ambang Krisis: Aceh Hari Ini, Besok Bisa Giliran Kita
Regional

Walhi Ingatkan Sumsel di Ambang Krisis: Aceh Hari Ini, Besok Bisa Giliran Kita

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda01/12/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Bencana banjir dan tanah longsor yang meluas di Aceh menyebabkan 119.998 jiwa terdampak dan 20.759 orang terpaksa mengungsi. Hingga Kamis (27/11/2025) sore, total korban meninggal mencapai 14 orang. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID— Deretan bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat dalam sepekan terakhir jadi alarm keras bagi semua provinsi di Pulau Sumatra. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumsel menegaskan, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bukan wilayah yang kebal bencana, meski saat ini masih terbilang aman.

Ketua Walhi Sumsel, Yuliusman, mengingatkan bahwa kerusakan ekologis di Bumi Sriwijaya sudah pada tahap mengkhawatirkan. Jika tata kelola lingkungan tidak segera dibenahi, Sumsel berpotensi mengalami musibah serupa.

“Hari ini Aceh terendam, besok bukan tak mungkin Sumsel menyusul. Pola pembangunan yang hanya mengejar ekonomi tanpa memperhitungkan daya dukung lingkungan pasti membawa konsekuensi,” tegasnya, Senin (1/12/2025).

Walhi menilai, titik-titik rawan bencana seperti Musi Rawas, Muara Enim, Lahat, Musi Banyuasin, hingga Palembang telah menunjukkan gejala penurunan kualitas lingkungan. Kerusakan daerah aliran sungai (DAS), pembukaan lahan besar-besaran, serta maraknya tambang terbuka mempercepat risiko bencana hidrometeorologi.

“Rehabilitasi DAS bukan sekadar program tahunan—itu kebutuhan mendesak. Kalau dibiarkan, banjir dan longsor hanya menunggu momentum,” kata Yuliusman.

Menurutnya, pembukaan tambang batu bara baru dan eksploitasi gambut harus dihentikan. Kerusakan di hulu terbukti berdampak langsung pada banjir di kawasan hilir, terutama Palembang yang kini makin rentan.

Walhi juga menekankan bahwa bencana ekologis hampir selalu dibayar mahal oleh masyarakat kecil. Rumah rusak, akses transportasi lumpuh, hingga terhentinya aktivitas ekonomi, menjadi bukti bahwa kerusakan lingkungan bukan isu elitis.

“Pengetatan izin lingkungan mutlak dilakukan. Jangan biarkan daerah yang punya catatan longsor masih terus dieksploitasi,” ujarnya.

Penerapan tata ruang yang aman bencana, sistem peringatan dini, serta pengawasan menyeluruh dinilai harus berjalan serentak, bukan prosedur yang hanya digerakkan setelah bencana terjadi.

Rangkaian bencana di sejumlah provinsi di Sumatra, bagi Walhi, merupakan potret nyata bahwa pulau ini sedang kehilangan daya dukung ekologisnya. Eksploitasi sumber daya alam yang berlangsung bertahun-tahun membuat kawasan hulu kritis dan rentan longsor.

“Ini bukan bencana alam semata, tapi bencana ekologis. Alam sudah tak mampu lagi menahan tekanan. Jika pola eksploitasi tak berubah, kejadian ini akan terus berulang,” tutup Yuliusman.[THQ]

Banjir Sumatera Sumsel Walhi
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Pagar Alam Mantapkan Persiapan Sriwijaya Dempo Run 2025, Peserta Capai 4.900 Orang
Next Article Peringati HUT Korpri ke-54, Bupati OKU Timur Ajak ASN Tingkatkan Inovasi di Era Digital
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,956 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,825 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,798 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?