RELUNG.ID – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa memastikan akan memberikan pendampingan dan bantuan penuh kepada Nuraini, ibu yang viral melahirkan di teras Musala Al-Ikhlas.
Ratu Dewa menegaskan, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya respons cepat aparatur wilayah dan pemanfaatan layanan kesehatan darurat yang telah disiapkan pemerintah.
Ratu Dewa mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk segera turun tangan memastikan kondisi ibu dan bayi mendapat penanganan medis yang layak.
“Kami akan bantu sepenuhnya. Pemkot sebenarnya memiliki layanan ambulans darurat lengkap dengan tenaga medis. Tinggal dihubungi, petugas langsung bergerak,” kata Ratu Dewa, Selasa (13/1/2026).
Menurutnya, peristiwa ini harus menjadi evaluasi bagi perangkat kecamatan dan kelurahan agar lebih aktif memantau kondisi warganya. Hal tersebut sejalan dengan Program Palembang Gercep serta layanan kegawatdaruratan kesehatan yang telah diperkuat Pemkot.
Salah satu program yang kini diandalkan adalah Gerakan Bersama Atasi Kegawatdaruratan (GEBRAK) yang dikelola RSUD Palembang Bari. Program ini melengkapi layanan Jumputan Abang, yang memberikan kemudahan akses ambulans dan rujukan medis bagi masyarakat.
“Warga cukup menghubungi nomor WhatsApp layanan darurat. Pelayanan ini kami pastikan cepat, mudah, dan tanpa biaya,” ujarnya.
Sebelumnya, Nuraini (32) terpaksa melahirkan bayinya di teras Musala Al-Ikhlas pada Senin (12/1/2025) pagi. Kontraksi hebat yang disertai pecah ketuban terjadi saat ia dalam perjalanan menuju bidan bersama suaminya, Sakimin (40).
Keterbatasan biaya dan tidak adanya jaminan kesehatan membuat pasangan tersebut kebingungan mencari pertolongan. Dalam kondisi darurat, warga sekitar musala bergotong royong membantu proses persalinan dengan peralatan seadanya hingga bayi perempuan tersebut lahir dengan selamat.
Ratu Dewa menegaskan, kejadian ini tidak boleh terulang dan menjadi momentum bagi warga untuk lebih mengenal serta memanfaatkan layanan kesehatan darurat yang telah disediakan pemerintah.[THQ]

