RELUNG.ID — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Palembang terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah banjir di beberapa titik rawan yang tersebar di 42 lokasi.
Upaya ini melibatkan pembersihan saluran air, drainase, hingga sungai di kawasan yang sering mengalami genangan.
“Kami setiap hari melakukan pembersihan saluran air dan drainase,” kata Marlina Sylvia, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Irigasi, dan Limbah (SDA IL), Jumat (11/10/2024).
Beberapa wilayah di Palembang yang dikenal sebagai langganan banjir antara lain:
1. Simpang 5 DPRD Provinsi Sumsel
2. Jalan Veteran
3. Simpang Polda
4. Lemabang
5.Sekojo
6. Plaju
7. Sekip
8. Seberang Ulu
Menurut Marlina, fokus penanganan saat ini tertuju pada jalan-jalan protokol dan kawasan pemukiman, seperti di Simpang Polda dan MP Mangkunegara. Selain pembersihan drainase, pihak PUPR bersama instansi terkait, seperti Satpol PP, camat, dan lurah, melakukan pembongkaran bangunan yang menutup Daerah Aliran Sungai (DAS) dan menghambat aliran air.
“Sudah ada lebih dari 300 bangunan di atas DAS yang kami bongkar untuk memperlancar aliran air,” jelas Marlina. Langkah ini merupakan respons terhadap laporan masyarakat terkait banjir yang sering terjadi di sekitar wilayah tersebut.
Pemkot Palembang bersama PUPR juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembersihan mandiri saluran air di sekitar lingkungan masing-masing. Hal ini diharapkan dapat memudahkan petugas dalam menangani saluran pembuang dan aliran irigasi.
“Kami meminta masyarakat untuk menjaga aliran air agar tidak terhambat, terutama dari lokasi genangan ke sungai. Hal ini penting karena bangunan ilegal, sampah, dan sedimentasi sering kali menjadi penyebab banjir,” ujar Marlina.
Dengan kerja sama pemerintah dan masyarakat, diharapkan masalah banjir di Palembang bisa lebih terkendali, terutama di kawasan-kawasan rawan.[AYK]

