RELUNG.ID – Banyak ibu hamil mengeluhkan sakit kepala, namun jangan dianggap sepeleh kalian harus tahu penyebabnya. Tentunya agar bisa diantisipasi.
Dilansir dari klikdokter ini 7 penyebabnya. Simak dibawah ini :
1. Perubahan Fisiologis dalam Tubuh
Disampaikan dr. Resthie Rachmanta Putri. M.Epid, keluhan sakit kepala saat hamil paling sering muncul di trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan. Ini terjadi karena perubahan fisiologis dalam tubuh.
“Sering sakit kepala saat hamil trimester 1 disebabkan oleh tubuh ibu hamil yang mengalami perubahan drastis, yakni melonjaknya hormon progesteron,” tuturnya.
Selain itu, peningkatan volume darah yang beredar dalam tubuh juga dapat memicu terjadinya sering sakit kepala saat hamil muda.
Baca Juga: Jangan Jijik! Ini 6 Manfaat Makan Ulat Sagu untuk Kesehatan
2. Dehidrasi
Mual muntah saat hamil alias morning sickness dapat membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Jika Mama tidak minum cukup air putih, ini bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi.
Berdasarkan Current Pain and Headache Reports, dehidrasi bisa menyebabkan munculnya gejala sakit kepala. Oleh karenanya, pastikan Mama tetap minum air putih, ya!
3. Kurang Tidur
Tak jarang Mama sulit tertidur saat hamil. Ini disebabkan oleh banyak hal, mulai dari mual muntah, peningkatan detak jantung, sesak napas, hingga sering buang air kecil di malam hari. Sakit punggung juga dapat menyebabkan ibu hamil sulit menemukan posisi nyaman untuk tertidur.
Menurut Dokter Resthie, sakit kepala juga lebih rentan dialami ibu hamil ketika kurang tidur. Pasalnya, kondisi tubuh selama hamil dapat membuat hipotalamus (bagian otak yang membantu mengontrol dan mengatur hormon) terganggu, sehingga menyebabkan kurang tidur dan sakit kepala.
Untuk mengatasi susah tidur saat hamil, Mama bisa coba gunakan banyak bantal agar lebih nyaman. Bila memang sangat terganggu dengan kondisi ini, segera konsultasi ke dokter kandungan, ya, Ma!
4. Postur Tubuh Berubah
Sering sakit kepala saat hamil trimester 2 dan 3 biasanya dicetuskan oleh ketegangan otot akibat membawa janin yang semakin berat.
Terkadang, Mama jadi lebih bungkuk saat berdiri dan berjalan. Kondisi ini bisa meningkatkan tekanan pada otot leher dan punggung, sehingga Mama sering sakit kepala saat hamil trimester 3.
Bahkan tidak hanya sakit kepala, ada beberapa keluhan yang bisa muncul ketika masuk trimester ketiga. Sebagian besar keluhan tersebut umum terjadi, tapi jika sangat mengganggu Mama, segera diskusikan ke dokter,
Baca Juga: Ini 12 Manfaat Berkuda untuk Kesehatan
5. Stres
Kehamilan menjadi peristiwa yang menyebabkan perubahan besar dalam hidup, terutama pada tubuh. Kondisi ini bisa menyebabkan Mama mengalami stres.
Berdasarkan Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development, terlalu banyak stres dapat menyebabkan sakit kepala.
Jika berlangsung secara terus-menerus dan semakin parah, ini bisa memicu terjadinya gangguan stres pasca trauma (PTSD) yang dapat berdampak buruk pada janin.
6. Gula Darah Rendah
Kelaparan dan rendahnya kadar gula darah juga bisa memicu sakit kepala pada bumil. Ini disebabkan karena adanya perubahan hormon pada otak.
Pasalnya, otak membutuhkan glukosa untuk bekerja dengan baik. Ketika Mama mengalami gula darah rendah atau hipoglikemia, maka keluhan sakit kepala pun bisa dirasakan
Biasanya, ini disertai dengan gejala lain, seperti penglihatan kabur, peningkatan detak jantung, dan kelelahan.
7. Preeklampsia
Tekanan darah yang tinggi pada ibu hamil alias preeklampsia ternyata bisa menyebabkan gejala sakit kepala. Melansir dari Cleveland Clinic, ibu hamil yang mengalami preeklampsia dapat mengalami sakit kepala dan penglihatan kabur.
Umumnya, preeklampsia berkembang setelah minggu ke-20 kehamilan. Oleh karenanya, jika sering sakit kepala saat hamil trimester 3, maka Mama perlu waspada.
Kondisi preeklampsia sendiri dapat berbahaya bagi ibu dan janin yang ada di dalam kandungan.
Semoga bermanfaat

