RELUNG.ID — Penjualan parsel di Kota Palembang, Sumatera Selatan, semakin meningkat menjelang Lebaran. Meskipun belum ada laporan temuan parsel dengan produk kadaluwarsa atau rusak di dalamnya, masyarakat tetap diminta waspada dan bijak dalam memilih parsel Lebaran.
Plh Kepala Dinas Perdagangan Sumsel, Henny Yulianti, mengatakan bahwa meskipun tidak ada laporan temuan parsel yang kadaluwarsa, konsumen tetap harus selektif dalam memilih parsel.
“Para pelaku usaha telah melakukan seleksi bahan dan barang yang akan dimasukkan ke dalam parsel, ” kata dia, Kamis (4/3/2024).
Dari tinjauan yang dilakukan di beberapa lokasi, produk dalam parcel Lebaran memiliki masa berlaku yang cukup panjang. Namun, beberapa penjual telah mencantumkan keterangan isi produk dan tanggal kadaluwarsa, sementara yang lain tidak.
Henny menekankan pentingnya konsumen untuk memperhatikan keterangan jenis isi dan tanggal kadaluwarsa produk dalam parsel.
“Meskipun peninjauan tidak dilakukan ke semua penjual, konsumen tetap diminta untuk waspada dalam membeli parsel atau hampers Lebaran, ” kata dia.
Dia menyarankan agar jika pembeli menemukan produk dalam parsel dalam kondisi penyok atau rusak, tidak perlu dibeli. Selain itu, pembeli juga diminta untuk bertanya tentang tanggal kadaluwarsa produk jika akan dikonsumsi dalam waktu dekat.
Penerima parsel juga diminta untuk memeriksa produk yang ada dalam kemasan. Jika menemukan produk sudah kadaluwarsa atau kemasan rusak, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Selain pengecekan terhadap parsel dan hampers, pihaknya juga melakukan peninjauan terhadap produk yang dijual di supermarket. Hingga saat ini, tidak ditemukan produk atau barang yang melanggar aturan, termasuk produk pangan yang kadaluwarsa.[RG]

