RELUNG.ID – Meluasnya kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel menyebabkan kabut asap di Kota Palembang.
Hal ini berdampak pada kualitas udara khususnya di Kota Palembang.
Bahkan, tercatat kualitas udara di Palembang sejak beberapa hari terakhir dalam kategori berbahaya.
Baca Juga: Terinspirasi dari McLaren Speedtail, Dean Gordon Ciptakan Gitar Spesial
Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), angka ISPU di Palembang Bukit Kecil yaitu 312 pada pukul 14.00 WIB. Angka
tersebut menunjukkan tabel hitam atau kategori berbahaya.
Kemudian, untuk wilayah Ogan Ilir tercatat angka ISPU nya 197 atau dalam kategori tidak sehat.
Baca Juga: Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken: Coleus Dream Tayang Perdana 1 November
Lalu, untuk wilayah OKI tercatat angka ISPU hanya 67 atau dalam kategori sedang.
Menanggapi, kualitas udara yang semakin menurun. Pemkot Palembang saat ini telah menggelar Salat Istisqo untuk bermunajat kepada Allah SWT agar turun hujan
Pj Walikota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, bahwa segala upaya keduniaan telah dilakukan oleh Pemkot Palembang dan sekarang upaya lain dengan terus berdoa kepada Allah SWT.
Baca Juga: Tayang 10 November, ‘The Marvel’ Unggah Poster Kerennya, Ada Park Seo Joon!
“Kemarin ada 3 titik api di Kecamatan Gandus dan Kertapati sudah bisa atasi, segala daya upaya telah kita lakukan,” katanya.
Saat ini, pihaknya juga telah melakukan briefing kepada para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk para camat dan luar untuk standby berada di tempat untuk memantau apabila ada titik api.
“Kami minta tim penanggulangan bencana harus benar-benar standby ditempat, semua armada sudah kerahkan,” pungkasnya.

