Merebaknya kasus varian baru Omicron XBB kini menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel. Terbukti, saat ini Dinkes Sumsel tengah mengajukan penambahan dosis vaksin Covid-19 guna mewaspadai varian tersebut.
“Ya, Kami telah mengajukan ribuan dosis vaksin ke Kementrian Kesehatan yang kini mulai dipenuhi secara bertahap,” kata Kepala Dinkes Sumsel, Trisnawarman, Jumat (2/12).
Sejak beberapa bulan terakhir, dia mengaku terjadi peningkatan kasus Covid-19, bahkan, varian baru Omicron XBB juga ikut mengancam. Karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tetap meningkatkan disiplin prokes, dan terus melakukan upaya vaksinasi sebagai upaya perlindungan dari penularan.
“Saat ini stok vaksin tinggal beberapa ribu vial di gudang farmasi. Vaksin ini sebagai cadangan pendukung untuk pelayanan vaksinasi massal di kabupaten/kota hingga satu bulan kedepan,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi menipisnya vaksin ini, maka pihaknya juga telah mengajukan penambahan vaksinasi agar proses vaksinasi tetap berjalan dan mencapai target yang sudah ditetapkan. Menurutnya capaian vaksinasi Covid-19 di Sumsel cukup baik, namun untuk mengoptimalkan kekebalan kelompok kegiatan pelayanan vaksinasi massal akan terus digalakkan.
Capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 97 persen dari target 6,3 juta jiwa, kemudian vaksinasi dosis kedua 77 persen, dan capaian vaksinasi dosis ketiga (penguat/booster) baru 25 persen dari target yang ditetapkan.
“Capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama diupayakan bisa segera dituntaskan hingga akhir tahun ini karena tinggal sedikit lagi atau sekitar tiga persen,” pungkasnya.

