RELUNG.ID – Fenomena cuaca panas ekstrem terjadi di Indonesia, tak terkecuali di Musi Banyuasin (Muba), Sumsel.
Kondisi ini tentunya diharapkan menjadi kewaspadaan bagi warga di Muba.
Apalagi, bagi warga Muba yang kerap beraktivitas di luar ruangan.
Baca Juga: Kitarō Tanjō: Gegege no Nazo Bakal Rilis 17 November Mendatang
Pj Bupati Muba, Apriyadi mengatakan, sejak beberapa hari terakhir, kondisi panas tidak seperti biasanya. Bahkan, terasa lebih panas. Karena itu, dia mengingatkan warganya untuk waspada jangan sampai terdampak kondisi panas ekstrem saat ini.
“Perbanyak minum air putih, dan pakai tabir surya untuk kulit saat berada di luar ruangan,” katanya, Kamis (27/4).
Dia pun mengaku, telah meminta Dinkes untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, terkait kondisi cuaca panas dan mencegah agar tidak terdampak dengan kondisi saat ini. “Kesehatan masyarakat itu harus diutamakan, jadi saya minta ini disebarluaskan, ujarnya.
Sementara itu, Dinkes Muba, dr Azmi Dariusmansyah mengakui saat ini kondisi cuaca khususnya di Muba ekstrem. Dari data BMKG, pada Kamis (27/4), pada dini hari kondisi suhu udara 23 derajat. Kemudian, di siang hari mencapai suhu 27-32 derajat celsius.
Baca Juga: Soal Jalan Pancur Banjir, Ini Respon Pj Bupati OKU
“Perubahan suhu yang mendadak dan terlalu ekstrem, baik itu dingin atau panas, dapat menimbulkan stress pada tubuh. Adapun stres akibat paparan suhu ekstrem dapat menyebabkan kulit dan mata kering serta selaput lendir di dalam hidung membengkak,” katanya.
Akibat kondisi tersebut, seseorang seringkali mengalami mata gatal atau bersin begitu terpapar suhu dingin atau panas secara tiba-tiba. Selain itu, perubahan suhu yang tiba-tiba dan ekstrem juga bisa memperparah atau memicu gejala pada kondisi medis tertentu, seperti asma, alergi, nyeri sendi, dan migrain.
“Suhu panas pada siang hari dapat memicu dehidrasi dan juga gangguan pada kulit. Untuk itu masyarakat dapat memperhatikan tingkat konsumsi air minum guna mencegah terjadinya dehidrasi. Baiknya menggunakan pakaian atau semacamnya yang dapat mencegah sengatan matahari langsung ke kulit,” pungkasnya.

