RELUNG.ID – Pemkab Musi Banyuasin (Muba) memfasilitasi para pelaku UMKM untuk menjajakan dagangannya di pasar Bedug.
Pasar bedug 2024 ini terpusat di kawasan pedesaan di Muba. Mengingat, selama ini hanya terpusat di Kota Sekayu.
Demkian diungkapkan Pj Bupati Muba, Apriyadi Mahmud, Selasa (12/3).
Dipilihnya tempat di pedesaan karena menurutnya, Pasar Bedug ini dapat mendongkrak perekonomian. Baik perekonomian UMKM maupun pedesaan itu sendiri.
“Kita siapkan puluhan meja untuk tenant UMKM, jadi warga bisa membeli sayur masak dan lauk pauk lainnya yang mudah dijangkau dengan keberadaan pasar bedug,” katanya.
Meski demikian, dia mengingatkan Disdagperin dan jajaran terkait untuk rutin mengecek kualitas makanan dan minuman yang dijual di pasar bedug.
“Jangan sampai nanti ada pedagang nakal yang mencampurkan makanan yang dijual yang mengandung zat berbahaya, saya minta agar kualitas jajanan harus dijaga,” tegasnya.
Kadisdagperin Muba, Azizah mengatakan, pihaknya menyiapkan 60 meja untuk memfasilitasi ratusan pedagang UMKM di Sungai Lilin.
“Kami akan rutin mengecek dan memantau kualitas jajanan, jangan sampai ada jajanan yang mengandung zat berbahaya, ini yang akan kita antisipasi terus,” pungkasnya,

