RELUNG.ID – Wuling meluncurkan mobil listrik sedan pertamanya bernama Starlight segera dilempar ke pasar otomotif dengan varian listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV).
Dilansir dari Oto, wuling Starlight akan diproduksi pabrik SGMW di Chongqing, Liuzhou dan Qingdao. Perlu diketahui SGMW merupakan joint venture antara SAIC Motor dengan General Motors dan Liuzhou Wuling Motors Co Ltd. Soal harga diperkirakan mulai dari $20.600 atau Rp323 jutaan.
Baca Juga: Waspada! Microsleep Bisa Menjadi Penyebab Kematian saat Nyetir
Starlight merupakan sedan lima penumpang dengan panjang 4.835 mm, lebar 1.860 mm dan tinggi 1.515 mm. Unit mempunyai jarak sumbu roda 2.800 mm. Secara desain menganut gaya terkini yang serba futuristik.
Tampang terdiri dua versi tergantung jenis jantung pacunya. Varian EV terlihat perbedaannya karena memiliki grille tertutup. Lampu utama diletakkan di bawah dan daytime running light dibuat terpisah.
Kalau PHEV terlihat juga dari grille. Bilahnya model vertikal mengikuti logo Wuling. Di atasnya terpasang DRL memanjang selebar bodi. Sektor pencahayaan utama sama seperti EV di bagian bawah garis horizontal menghubungkan sebagai pemisah kisi-kisi di bumper. Sekaligus menjadi area intake untuk suplai udara untuk pembakaran maupun pendinginan.
Baca Juga: Catat! Ini 5 Penyebab Selang Radiator Mobil Bocor
Area belakang mengikuti pola serupa fasad. Lampu kombinasi LED memanjang selebar bodi di tepian atas. Memberikan tampilan clean dan mengalir membentuk karakter sporty. Atap melandai ke belakang menegaskan karakter coupe yang fokus meningkatkan aerodinamika. Sekilas, cocok juga jadi lawan Hyundai Ioniq 6.
Penggerak listrik memakai motor listrik dari ESC10 dan Qianyi Tech dengan output 100 hp. Membuat mobil melaju hingga kecepatan puncak 150 km/jam. Baterainya sendiri pakai jenis lithium-iron-phosphate (LFP). Namun, kapasitasnya belum diumumkan oleh pabrikan.

