RELUNG.ID – Para fans One Piece di seluruh dunia tengah terkesima dengan karya Live Action One Piece versi Dewa Nika dari YouTubers asal Brasil Jalex Rose. Para fans One Piece ingin Netflix melibatkan untuk dalam projek pembuatan One Piece Live Action season 2.
Jalex Rose berhasil membuat Dewa Nika mirip seperti yang diharapkan oleh para fans di dunia sesuai dengan di mangga One Piece saat bertarung melawan Kaido.
Baca Juga: Dewa Nika Susah Bangkit! Arc Egghead Sulit Cari Daging
Bagaimana Monkey D Luffy yang pingsang terbangun kemudian berubah menjadi sosok Dewa Nika benar-benar epic. Bahkan muka Luffy pun mirip sekali dengan versi anime.
Terlebih lagi aksi Dewa Nika melompat-lompat memantul di tanah. Lalu aksi Luffy terbang ke atas langit semuanya benar-benar memuaskan mata para fansnya.
Efek asap putih yang dikeluarkan oleh Dewa Nika benar-benar asap asli yang mengelilingi Luffy. Dia membuatnya benar-benar menggunakan asap dan terkena lebih hidup.
Jalex Rose menggunakan dirinya sendiri menjadi dewa Nika dengan memodifikasi rambutnya dan sedikit wajahnya. Bahkan karyanya itu di YouTube ditonton sebanyak 261 ribu di like 4,1 ribu dan mendapatkan komentar pujian sebanyak 1,9 ribu.
Baca Juga: Ini 4 Penyebab Dewa Nika jadi Tua
Dia mengunduh karyanya di akun YouTube miliknya bernama @Jalex Rose. Disana juga ada banyak karya lainnya yang dibuatnya.
Siapa Jalex Rose?
Jalex Rosa , adalah YouTuber Brasil yang berspesialisasi dalam membuat pengeditan VFX.
Subjek videonya adalah karakter dari berbagai anime Jepang, game League of Legends , film Marvel, dan beberapa lainnya. Video Jalex sering mendokumentasikan proses pembuatan video dan VFX-nya dengan sesekali humor dan lelucon serta sekilas kehidupan pribadinya. Videonya sering kali diakhiri dengan pengeditan VFX yang telah selesai.
Jalex Rosa pertama kali diupload di YouTube pada tanggal 6 November 2020, video pertamanya ia membuat VFX edit karakter League of Legends, Yone . Sebelum YouTube, Jalex sudah mengumpulkan penonton di TikTok-nya, dengan postingan pertamanya pada 29 April 2020.
Video YouTube-nya berbeda dengan video lainnya di platform online lainnya; durasinya lebih panjang dan melibatkan dokumentasi proses pembuatan videonya dan sesekali melihat gaya hidup dan kehidupan pribadinya.
Jalex menyebutkan bahwa dia membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk menyelesaikan setiap pekerjaan VFX, dengan pengecualian rangkaian video yang berkaitan dengan trailer film Naruto-nya.

