RELUNG.ID – Kementrian Kesehatan Saudi mencatat setidaknya ada 1.301 Jemaah haji yang wafat di Tanah Suci.
Mereka meninggal dunia saat mengikuti prosesi ibadah haji di Tanah Suci Mekkah.
“Jemaah haji yang meninggal dunia ini telah dikuburkan di Mekkah,” kata Menteri Kesehatan Saudi, Fahd bin Abdurrahman Al Jalajel, Selasa (24/6).
Dia menjelaskan, kebanyakan Jemaah haji yang meninggal dunia ini merupakan Jemaah haji yang tidak resmi. Dimana, mereka berjalan jauh untuk menuju ke Mekkah dan sekitarnya untuk beribadah.
Kematian banyaknya jemaah haji ini berkaitan dengan penyakit akibat cuaca panas. Menurut Pusat Meteorologi Nasional Saudi, suhu harian di sana berkisar antara 46-49 derajat celcius.
Menurut dua pejabat diplomatik Mesir, lebih dari 660 warga Mesir termasuk di antara korban tewas, dan semuanya kecuali 31 di antaranya adalah peziarah tidak resmi.
Mereka pun merincikan, dari total Jemaah haji yang meninggal, 165 Jemaah diantaranya yaitu ari India, 98 berasal dari India dan puluhan lainnya dari Yordania, Tunisia, Maroko, Aljazair, dan Malaysia.
“Dua Jemaah lainnya dilaporkan berasal ari AS,” katanya.
Menurut mereka, kematian bukanlah hal yang jarang terjadi pada ibadah haji, yang mana terdapat lebih dari dua juta orang yang melakukan perjalanan ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji selama lima hari.
Kendati demikian, angka kematian tahun ini sangat tinggi, sehingga menunjukkan adanya keadaan yang luar biasa.

