RELUNG.ID- Sebanyak 1.917 1 titik api atau hotspot kembali terpantau muncul di 12 Kabupaten Sumatera Selatan.
Dari data Sipongi Kementerian Hutan (Kemenhut) yang dikeluarkan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan, pada Senin (12/10/2026) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah terbanyak mencapai 1.271 titik.
Kemudian disusul Musi Banyuasin (Muba) mencapai 218 titik, Banyuasin 181 titik, Muara Enim 89 titik, Ogan Ilir 55 titik, OKU Timur 42 titik, OKU Selatan 17 titik, OKU 15 titik, Musi Rawas 9 titik, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 8 titik, Muratara 7 titik dan Lahat 5 titik.
Dari ribuan titik api tersebut, kualitas udara di Palembang dan PALI kini berada di level berbahaya karena terpapar kabut asap karhutla. Tercatat, nilai Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Palembang mencapai 427, lalu PALI 369. Sedangkan Ogan Ilir berada di level tidak sehat dengan nilai 161.
Lalu, kota Prabumulih, ISPU mencapai 286, Muba 178 dengan level tidak sehat, Muara Enim kategori sedang nilai ISPU 74. Musi Rawas di level sangat tidak sehat nilai ISPU 240 dan Lahat nilai ISPU 137 di level tidak sehat.
Selain itu, tingkat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) juga mengalami kenaikan. Pada 9 Oktober tercatat 55 kejadian, lalu di 10 Oktober bertambah menjadi 53 kejadian. Kemudian, di 11 Oktober meningkat menjadi 62 kejadian.
Saat ini, total luasan lahan terbakar mencapai 278,75 hekatre dengan jumlah yang dipadamkan mencapai 271,85 hekatre dan 6,90 hektare belum dipadamkan.[YKP]

