RELUNG.ID- Sebanyak 100 pasangan suami istri di Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, akhirnya resmi tercatat secara hukum negara setelah mengikuti program Isbat Nikah Massal Muara Enim Bangkit Rakyat Sejahtera atau “Membara” yang diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Rabu (23/7/2025).
Peluncuran program berlangsung di Kantor Camat Tanjung Agung dan dipimpin langsung oleh Bupati Muara Enim, H. Edison. Turut hadir Ketua TP PKK Muara Enim, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak, Kepala Kemenag Muara Enim, Kapolsek Tanjung Agung, anggota DPRD Muara Enim Kasman MA, serta Ketua Pengadilan Agama Muara Enim.
Bupati Edison dalam sambutannya menyampaikan bahwa program isbat nikah massal ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam menyelesaikan persoalan legalitas pernikahan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Banyak pasangan di Muara Enim yang telah menikah secara agama namun belum memiliki pencatatan resmi negara, sehingga berdampak pada pemenuhan hak-hak istri dan anak, seperti akta kelahiran hingga akses layanan publik.
“Program ini merupakan upaya kita bersama untuk memberikan kepastian hukum bagi keluarga. Alhamdulillah hari ini 100 pasangan telah resmi tercatat. Ini bagian dari target 2.500 pasangan yang akan kita fasilitasi isbat nikah secara bertahap di seluruh kecamatan,” ujar Edison.
Lebih dari sekadar legalisasi pernikahan, lanjut Edison, program ini juga mendukung visi Kabupaten Layak Anak (KLA) dan memperkuat ketahanan keluarga sebagai pondasi masyarakat yang sejahtera.
Keberhasilan program Membara, menurut Edison, tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk Pengadilan Agama Muara Enim, Kementerian Agama, Dinas PPPA, Dinas Dukcapil, para camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta dukungan CSR dari PT Bukit Asam dan PT Pama Persada Nusantara.
“Harapan kita, setelah isbat nikah ini, keluarga-keluarga di Muara Enim dapat hidup lebih harmonis, terlindungi secara hukum, dan mendapatkan pelayanan publik dengan lebih mudah,” tutupnya. [NVS]

