RELUNG.ID-Sebanyak 15 orang calon Komisioner Komisi Informasi Daerah (KID) Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2024-2028 menjalani fit and proper test yang digelar oleh Komisi I DPRD Sumsel.
Tes tersebut diadakan di gedung DPRD Sumsel dan dijadwalkan berlangsung seharian untuk menyeleksi calon komisioner yang akan memimpin KID Sumsel selama empat tahun ke depan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Anwar Al Syadat, menyampaikan bahwa tes ini bertujuan untuk memilih lima komisioner yang nantinya akan diusulkan kepada Gubernur Sumsel untuk dilantik.
“Kita tes mulai tadi pagi, karena jumlah peserta yang cukup banyak, kemungkinan tes berlangsung hingga malam,” ujar Anwar di DPRD Sumsel, Kamis (31/10).
Proses fit and proper test ini seharusnya dilaksanakan beberapa bulan sebelumnya oleh anggota Komisi I DPRD Sumsel periode sebelumnya. Namun, karena waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan masa pelantikan anggota DPRD baru, proses ini harus ditunda hingga saat ini.
“Nama-nama calon komisioner sudah masuk, ada 15 orang hasil penjaringan tim seleksi. Kami akan memilih lima orang yang kemudian akan diusulkan ke Gubernur Sumsel untuk dilantik,” jelas Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel, Sri Mulyadi.
Kelima belas calon komisioner ini terdiri dari berbagai latar belakang, seperti komisioner KID periode sebelumnya, perwakilan akademisi, wartawan, LSM, masyarakat umum, hingga ibu rumah tangga. Dengan berbagai kompetensi yang mereka miliki, Komisi I DPRD Sumsel berharap dapat memilih komisioner yang mampu meningkatkan keterbukaan informasi dan pelayanan publik di Sumatera Selatan.
Usai proses fit and proper test, lima nama terpilih nantinya akan diserahkan kepada Gubernur Sumsel untuk segera dilantik dan mulai bertugas memimpin KID Sumsel periode 2024-2028.[R]

