Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»17 Kali Banjir dalam 4 Bulan, Pemkot Palembang Dinilai Tak Serius Soal Penanganan
Regional

17 Kali Banjir dalam 4 Bulan, Pemkot Palembang Dinilai Tak Serius Soal Penanganan

RiyadiBy Riyadi23/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Suara Orang Muda Melawan Krisis Iklim – Dari Sumsel untuk Bumi menggelar aksi di halaman Kantor Wali Kota Palembang, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada pemerintah kota agar lebih serius menangani persoalan banjir dan krisis iklim yang dinilai semakin memburuk. (Dudi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Suara Orang Muda Melawan Krisis Iklim – Dari Sumsel untuk Bumi menggelar aksi di halaman Kantor Wali Kota Palembang, Kamis (23/4/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan kepada pemerintah kota agar lebih serius menangani persoalan banjir dan krisis iklim yang dinilai semakin memburuk.

Koordinator aksi, Galang Suganda, menegaskan bahwa krisis iklim yang terjadi di Palembang tidak bisa lagi dianggap sebagai fenomena alam biasa, melainkan dampak dari pola pembangunan yang tidak memperhatikan daya dukung lingkungan.

Baca juga :   BNPB Serahkan Bantuan Penanganan Karhutla, Luas Lahan Terbakar Palembang 185,4 Hektare

“Ini bukan sekadar kejadian alam, tetapi krisis ekologis yang bersifat sistemik akibat tata kelola lingkungan yang buruk,” ujar Galang dalam orasinya.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data WALHI Sumatera Selatan, sejak Januari hingga April 2026 telah terjadi 17 kali peristiwa banjir di berbagai wilayah Kota Palembang. Kondisi ini dinilai menunjukkan bahwa banjir sudah menjadi masalah berulang yang belum tertangani secara serius.

Banjir tersebut, lanjutnya, terjadi di sejumlah titik penting kota seperti Jalan Basuki Rahmat, Demang Lebar Daun, R. Soekamto, R.A. Rozak, hingga Kolonel H. Burlian. Sejumlah kawasan tersebut juga menjadi sorotan dalam gugatan WALHI Sumsel terkait penanganan banjir di Palembang.

Baca juga :   Gegara Ditagih Utang, Pria di Lubuklinggau Ancam Kakak Kandung Gunakan Sajam

Massa aksi menilai kondisi ini menunjukkan lemahnya sistem pengelolaan lingkungan, mulai dari buruknya drainase perkotaan, penyempitan ruang resapan air, hingga tidak terkendalinya pembangunan di kawasan rawan banjir.

Selain itu, mereka juga menyoroti kerusakan ekologis di Kota Palembang yang ditandai dengan hilangnya ratusan sungai. Dari total sekitar 726 sungai, kini hanya tersisa sekitar 114 sungai, sementara 612 lainnya telah hilang. Luas rawa sebagai daerah resapan air juga disebut menyusut hingga sekitar 30 persen.

“Ini adalah bukti nyata kerusakan sistem ekologis kota yang terjadi secara sistematis,” tegas Galang.

Baca juga :   Palembang Rayakan Hari Tari Sedunia di Lawang Borotan, Dedikasikan untuk Legenda Tari Cek Ya Lena

Aksi tersebut juga menyinggung Putusan Nomor 10/G/TF/2022/PTUN.PLG dari Pengadilan Tata Usaha Negara Palembang terkait penanganan banjir yang sebelumnya mengabulkan sebagian gugatan WALHI Sumsel. Namun, massa menilai putusan tersebut belum dijalankan secara maksimal oleh pemerintah.

Dalam momentum Hari Bumi 2026, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Pemkot Palembang melaksanakan putusan PTUN secara penuh, menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) minimal 30 persen, mengembalikan fungsi rawa sebagai daerah resapan air, serta memperbaiki sistem drainase secara menyeluruh.

Mereka juga meminta pemerintah membangun kolam retensi, meningkatkan sistem pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, serta membentuk sistem kesiapsiagaan bencana termasuk posko dan peringatan dini banjir.

Baca juga :   Dugaan Pelanggaran SPMB Mencuat, DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA di Palembang Tetap Terdaftar di Dapodik

Selain itu, massa juga mendesak evaluasi dan pencabutan izin pembangunan yang bermasalah serta pembongkaran bangunan yang menutup kawasan resapan air.[DSK]

Banjir Palembang Ratu Dewa Wali Kota Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejari Palembang Terapkan Plea Bargain, Terpidana Penggelapan Jalani Kerja Sosial di RSUD Bari
Next Article Sempat Hilang, Warga Gelumbang Temukan Mayat Lansia di Kebun Karet
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?