Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»2027, TSMC Dikabarkan Bakal Naikkan Harga Produksi Chip Hingga 10 Persen
Techno

2027, TSMC Dikabarkan Bakal Naikkan Harga Produksi Chip Hingga 10 Persen

alwiBy alwi22/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) dikabarkan berencana menaikkan harga produksi chip mulai tahun 2027.

Langkah ini diperkirakan akan berdampak pada sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Apple, Nvidia, Qualcomm, AMD, hingga Intel, yang mengandalkan layanan manufaktur chip dari perusahaan asal Taiwan tersebut.

Baca juga :   Luncurkan Zona Snapdragon Experience di India, Qualcomm Gandeng Croma

Laporan Nikkei Asia menyebutkan bahwa TSMC akan menaikkan tarif produksi chip sebesar 5 hingga 10 persen untuk teknologi manufaktur (node) canggih.

Besaran kenaikan akan disesuaikan dengan jenis chip yang diproduksi serta volume pemesanan dari masing-masing pelanggan.

Kenaikan biaya produksi ini diperkirakan akan berimbas pada harga berbagai perangkat elektronik yang menggunakan chip buatan TSMC, mulai dari smartphone, tablet, laptop, smartwatch, hingga perangkat elektronik lainnya.

Baca juga :   Apple Umumkan M6 dan M5 Ultra, Bawa Lompatan Performa untuk Pengguna Profesional

Tidak hanya teknologi fabrikasi terbaru seperti proses 2 nanometer (2nm) yang akan terdampak, node yang telah lama digunakan seperti 12nm, 16nm, dan 28nm juga disebut akan mengalami kenaikan harga hingga 10 persen.

TSMC dikabarkan menilai penyesuaian harga tersebut diperlukan untuk mengimbangi meningkatnya biaya bahan baku, harga peralatan manufaktur semikonduktor, serta investasi besar dalam pembangunan fasilitas produksi baru di luar Taiwan.

Meski kenaikan tarif produksi dijadwalkan mulai berlaku pada awal 2027, dampaknya terhadap harga perangkat konsumen diperkirakan baru akan terlihat beberapa bulan setelahnya, ketika produk-produk baru mulai memasuki pasar.

Baca juga :   Apple Sports Resmi Hadir di Lebih dari 170 Negara, Tambah Fitur Khusus Piala Dunia FIFA 2026

Di sisi lain, rencana kenaikan harga ini mendorong sejumlah perusahaan teknologi untuk mencari alternatif rantai pasok.

Apple, misalnya, dilaporkan tengah berupaya mendiversifikasi produksi chipnya dengan menjajaki kerja sama dengan Intel dan Samsung.

Sementara itu, Intel disebut ingin meningkatkan produksi internal untuk prosesor generasi Nova Lake. Perusahaan tersebut dikabarkan menargetkan sekitar 80 hingga 90 persen komponen komputasi CPU Nova Lake diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 18A miliknya sendiri.

Baca juga :   Penjualan Smartphone Global Stagnan di Kuartal II 2025, Samsung Masih Memimpin Pasar

Sebelumnya, sekitar 60 hingga 70 persen komponen tersebut direncanakan diproduksi oleh TSMC menggunakan proses 2nm (N2).

Qualcomm juga disebut sedang mempertimbangkan untuk kembali bekerja sama dengan Samsung dalam memproduksi chip Snapdragon, sebagai bagian dari strategi diversifikasi mitra manufaktur di tengah potensi kenaikan biaya produksi di TSMC.

Hingga saat ini, TSMC belum mengumumkan secara resmi kebijakan kenaikan harga tersebut. Namun, jika laporan tersebut terealisasi, industri semikonduktor diperkirakan akan menghadapi tekanan biaya yang lebih besar, yang pada akhirnya berpotensi memengaruhi harga perangkat elektronik di pasar global. (LWM)

Apple Produksi chip Samsung TSMC
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Dugaan Pelecehan Seksual oleh Debt Collector, Kredivo Janji Investigasi Tuntas
Next Article Dituding Sudah Tak Laku, Vicky Nitinegoro: Gue Bodo Amat
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,896 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,769 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?