Penyelenggaraan Pemilihan Kepada Desa (Pilkades) bakal digelar di 65 Desa yang berada Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Tercatat saat ini ada 235 calon yang bakal mengikuti Pilkades tersebut.
Pj Bupati Muba, Apriyadi mengatakan dalam pelaksanaan ini, pihaknya memprioritaskan pengawasan dan pengamanan dengan berkoordinasi bersama TNI dan Polri. Karena itu, pihaknya tengah melakukan pemetaan tempat rawan konflik, yang tujuannya untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan saat pelaksanaan Pilkades pada 17 Oktober mendatang.
“Perlu dipetakan Desa yang rawan konflik saat Pilkades, kita jaga kondusifitas di Kabupaten Muba ini,” katanya, Kamis (6/10).
Sementara itu, Pj Sekda Muba Musni Wijaya menerangkan Pilkades serentak Tahun 2022 akan dilaksanakan secara serentak di 65 desa yang terbagi pada 14 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin, total TPS berjumlah 303 dan pembatasan jumlah pemilih di TPS paling banyak 500 Daftar Pemilih Tetap.
“Saat ini sudah proses penyaluran logistik Pilkades ke Desa-Desa pelaksana Pilkades di 14 Kecamatan. Hanya ada satu Kecamatan yakni Sanga Desa yang tidak melaksanakan Pilkades karena tahun lalu telah selesai melaksanakan Pilkades,” urainya.
Musni menegaskan, agar para Camat untuk stand by di masing-masing wilayah dan turut andil deteksi dini potensi terjadinya konflik. “Kita wujudkan agar Pilkades di Muba ini berlangsung aman dan damai,” pungkasnya.

