Sebanyak 283 pemuda dan pemudi di Sumsel mengikuti seleksi magang ke Jepang tahun 2022. Seleksi ini digelar oleh Kementrian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Internasional Manpower Development Organization (IM Japan).
Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya mengatakan program pemagangan ini merupakan salah satu cara mencetak tenaga kerja yang terampil. Sehingga, diharapkan dapat berimbas berkurangnya penganggurang di Sumsel.
“Semoga nantinya mereka bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan membuat usaha sendiri setelah selesai magang nantinya,” katanya, Selasa (30/8).
Menurutnya, program magang menjadi peluang emas bagi para calon tenaga kerja muda di Sumsel. Karena itu, ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin,
“Bagi mereka yang lulus nantinya pada tahapan akhir bisa beradaptasi dengan kondisi negara tujuan dan setelah kembali dapat membangun daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Internasional Manpower Development Organisation (IM Japan), Pujita Singgoh menyebutkan program Magang ke Jepang telah lama dilaksanakan Kemenaker dan IM Japan sejak 1993 dan menghasilkan alumni sebanyak 5.000 yang tersebar di Indonesia.
“Program ini telah 29 tahun berlangsung yang telah menghasilkan alumni sukses dengan usahanya masing-masing. Total 5.000 alumni yang berasal dari Indonesia,” kata Pujita.
Dia menuturkan para peserta yang lulus akan diberangkatkan pada tahun 2023 dan akan mengikuti kegiatan magang selama lima tahun di Jepang.

