Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»32 Tahun Setelah Gugur, Marsinah Akhirnya Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Politik

32 Tahun Setelah Gugur, Marsinah Akhirnya Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

RiyadiBy Riyadi10/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada aktivis buruh perempuan, Marsinah, dalam upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional tahun 2025 di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Tiga puluh dua tahun setelah gugur dalam perjuangannya membela hak-hak buruh, Marsinah, aktivis buruh asal Nganjuk, Jawa Timur, akhirnya resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto.

Penganugerahan gelar tersebut disampaikan dalam upacara di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). Momen itu menjadi penuh haru, terutama bagi Marsini, kakak kandung almarhumah, yang hadir mewakili keluarga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bapak Presiden RI yang sekarang. Terima kasih sebesar-besarnya untuk anugerah yang diberikan untuk adik saya Marsinah,” ujar Marsini dengan suara bergetar.

Baca juga :   Menanggapi Usulan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional, Mensesneg: Mari Lihat Jasa, Bukan Hanya Kekurangan

Marsini juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nganjuk, serta organisasi pekerja seperti KSPSI, KSBSI, dan para aktivis yang selama ini memperjuangkan pengakuan negara atas jasa Marsinah.

“Semua yang mendukung, saya ucapkan terima kasih. Akhirnya gelar pahlawan nasional Marsinah tercapai. Keluarga kami sangat berterima kasih,” ungkapnya.

Ia kemudian mengenang masa kecil sang adik yang hidup penuh kesulitan. Marsinah tumbuh tanpa orang tua dan hanya menempuh pendidikan hingga sekolah menengah pertama. Namun, semangatnya memperjuangkan keadilan membuatnya dikenal sebagai simbol perlawanan kaum pekerja.

Baca juga :   Purbaya Yudhi Sadewa Buka Suara soal Isu Rangkap Jabatan sebagai Gubernur BI

“Marsinah dulu hidupnya berat, tanpa ibu, tanpa bapak. Saya tidak menyangka dia akan menjadi orang besar yang membanggakan Indonesia, khususnya Nganjuk. Sekarang Nganjuk punya pahlawan nasional. Terima kasih, adikku Marsinah,” ucap Marsini haru.

Marsini berharap semangat perjuangan Marsinah dapat menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya para pekerja di Indonesia. Ia juga menitipkan pesan agar pemerintah memperhatikan kesejahteraan buruh.

“Saya berharap tidak ada lagi PHK, terutama yang outsourcing. Semoga dengan Pak Prabowo, bisa seperti zaman dulu, tanpa outsourcing, agar kehidupan pekerja lebih baik,” katanya.

Baca juga :   Marsini: Kapolri Lindungi Buruh, Sama Seperti Marsinah Dulu

Marsinah dikenal luas sebagai ikon perjuangan buruh Indonesia. Ia ditemukan tewas pada Mei 1993 setelah memperjuangkan hak rekan-rekannya di sebuah pabrik di Sidoarjo, Jawa Timur. Kasus kematiannya menjadi simbol keberanian melawan ketidakadilan dan memperjuangkan hak-hak pekerja.

Kini, melalui Keputusan Presiden tahun 2025, nama Marsinah resmi diabadikan dalam daftar Pahlawan Nasional Indonesia sebuah pengakuan atas pengorbanannya yang tak pernah padam dalam sejarah perjuangan kaum buruh. [YKP]

32 Tahun Gugur Marsinah Pahlawan Nasional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePenjualan Turun, Square Enix Bakal Lakukan PHK Massal
Next Article Disdik Palembang Minta Sekolah Rawan Banjir Siaga Hadapi Musim Hujan
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,871 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?