RELUNG.ID – Memasuki musim penghujan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang mengingatkan seluruh sekolah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir.
Imbauan ini terutama ditujukan bagi sekolah-sekolah yang berada di kawasan rawan genangan air.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Affan Prapanca mengatakan, bahwa kesiapan menghadapi musim hujan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kesadaran dan kebersamaan menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
“Banjir di wilayah perkotaan sering kali terjadi karena saluran air tersumbat sampah. Saat curah hujan tinggi, genangan bisa muncul dan menghambat kegiatan belajar,” ujar Affan, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, beberapa sekolah di kawasan Plaju, Sukarami, dan Kertapati pernah mengalami gangguan aktivitas belajar akibat genangan air cukup tinggi. Untuk itu, ia meminta pihak sekolah lebih sigap dan rutin melakukan upaya pencegahan.
“Kami minta sekolah rutin kerja bakti membersihkan selokan dan saluran air. Pastikan tempat sampah cukup, pisahkan antara sampah organik dan anorganik, serta libatkan siswa dalam kegiatan peduli lingkungan,” jelasnya.
Affan menambahkan, menjaga kebersihan sekolah tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan seluruh warga sekolah.
Dia juga menekankan pentingnya pendidikan karakter lingkungan bagi siswa agar terbiasa menjaga kebersihan sejak dini.
“Guru punya peran penting untuk menanamkan kesadaran bahwa membuang sampah sembarangan bisa berdampak buruk bagi lingkungan. Kalau sekolah bersih, suasana belajar juga jadi lebih nyaman dan sehat,” tuturnya.
Disdik Palembang berharap melalui upaya bersama ini, sekolah-sekolah dapat tetap menjalankan kegiatan belajar dengan lancar meski musim hujan tiba.
“Kesiapsiagaan menghadapi musim hujan bukan hanya soal peralatan dan bangunan, tapi juga soal perilaku dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (DSK)

