RELUNG.ID – Idul Adha menjadi ajang berbagi, khususnya daging kurban yaitu daging sapi dan daging kambing.
Beberapa masyarakat terkadang bingung untuk mengelola daging ini dengan benar.
Berikut langkah untuk mengolah daging sapi yang baik dan benar.
Daging sapi memang lezat dan mengandung zat gizi yang beragam, mulai dari protein, zat besi, vitamin, mineral, hingga asam amino. Namun, salah mengolah daging sapi berbahaya untuk kesehatan.
Daging sapi mentah mengandung beraneka ragam bakteri di dalamnya, seperti E. coli, Salmonella, dan Listeria.
Infeksi bakteri ini bisa menyebabkan keluhan, seperti diare, muntah, mual, hingga kram perut. Untuk itulah, penting mengetahui cara mengolah daging sapi mulai dari mempersiapkan hingga memasaknya.
1. Simpan daging dengan benar
Segera simpan daging di dalam kulkas. Masukkan daging ke dalam kantong plastik atau wadah yang tertutup rapat. Apabila baru akan memasak daging tersebut dalam waktu 2 hingga 3 hari, simpan di bagian bawah kulkas.
Namun, jika Anda berencana menyimpan daging dalam waktu lama, letakkan daging di dalam freezer. Ketahanan daging mentah saat disimpan di dalam freezer adalah sekitar 3 hingga 4 bulan.
2. Hindari defrost daging dengan suhu ruangan
Menghindari mencairkan (defrosting) daging dalam suhu ruangan.
Dikutip dari situs USDA Food Safety and Inspection Service, ketika daging dibiarkan pada suhu ruangan, tepatnya di antara 4 – 60 derajat celsius, daging akan menjadi sarang perkembangbiakan bakteri.

