RELUNG.ID — Asam folat merupakan nutrisi penting yang diperlukan oleh ibu hamil untuk kesehatan dan pertumbuhan bayi yang sedang berkembang.
Ibu dapat memperoleh asam folat dari berbagai sumber makanan seperti sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan sejumlah buah-buahan.
Selain dari sumber alami, penggunaan suplemen yang mengandung asam folat juga dianjurkan untuk memastikan asupan yang cukup.
Hal ini karena janin yang sedang berkembang memerlukan folat untuk pembentukan sel-sel baru, pembentukan DNA dan RNA, serta pembentukan sel darah merah dan asam amino.
Dampak Kekurangan Asam Folat pada Janin
Berikut adalah beberapa dampak kekurangan asam folat bagi janin yang perlu diperhatikan:
1. Cacat Tabung Saraf
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida dan anencephaly, yang dapat mengakibatkan kelainan pada tulang belakang, tengkorak, dan otak.
2. Risiko Bibir Sumbing
Penelitian menunjukkan bahwa kekurangan asam folat meningkatkan risiko terjadinya bibir sumbing pada bayi, yang dapat mengakibatkan kesulitan makan, bicara, dan infeksi telinga.
3. Anemia Megaloblastik
Kekurangan asam folat dan vitamin B12 dapat menyebabkan jenis anemia ini pada bayi, yang ditandai dengan sel darah merah yang abnormal dan ukurannya besar.
4. Kelahiran Prematur
Kekurangan asam folat dapat menjadi penyebab abrupsio plasenta, yang dapat mengakibatkan kelahiran prematur karena lepasnya plasenta sebelum waktunya.
5. Risiko Leukemia Anak
Kekurangan asam folat dapat meningkatkan risiko perkembangan leukimia pada anak karena kerusakan DNA yang dapat menyebabkan kelainan kromosom.
Maka dari itu, penting bagi ibu hamil untuk memastikan asupan asam folat yang cukup selama kehamilan guna mencegah dampak negatif bagi kesehatan dan perkembangan janin.
Hal ini dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat serta menggunakan suplemen yang direkomendasikan oleh tenaga medis.

