RELUNG.ID — Persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Sumatera Selatan (Sumsel) memasuki tahap final. Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang memastikan kesiapan penuh untuk melayani embarkasi dan debarkasi haji dengan total 16 kelompok terbang (kloter).
General Manager Bandara SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, menegaskan bahwa fokus utama tahun ini bukan hanya pada kelancaran operasional, tetapi juga peningkatan kualitas layanan bagi ribuan calon jemaah.
“Sebanyak 6.972 calon jemaah haji akan diberangkatkan melalui 16 kloter mulai 22 April 2026. Kami telah menyiapkan 519 personel untuk memastikan seluruh proses berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Menurut Syaugi, kesiapan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penguatan koordinasi lintas instansi hingga optimalisasi fasilitas bandara. Sejumlah stakeholder seperti LANUD SMH, Kementerian terkait, maskapai penerbangan, CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), serta BMKG turut dilibatkan dalam skema pelayanan terpadu.
Tak hanya itu, pengaturan jam operasional bandara juga akan disesuaikan dengan jadwal penerbangan haji guna mengakomodasi kebutuhan layanan tanpa mengabaikan standar keselamatan dan keamanan penerbangan.
Dari sisi teknis, Bandara SMB II dinilai siap menangani pesawat berbadan lebar (wide body) milik Saudia Airlines jenis Boeing 777-300 ER yang mampu mengangkut lebih dari 400 penumpang dalam satu kali penerbangan.
“Seluruh kesiapan teknis dan operasional telah kami koordinasikan secara berkelanjutan. Kami optimistis proses embarkasi dan debarkasi haji tahun ini dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Penetapan Bandara SMB II Palembang sebagai embarkasi dan debarkasi haji sendiri tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025 tentang Rencana Perjalanan Haji 2026.[THQ]

