RELUNG.ID – Operasional pemulangan jemaah haji melalui Debarkasi Palembang memasuki tahap akhir. Dengan kedatangan 443 jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 15 pada Selasa (23/6/2026), panitia kini hanya menunggu satu kloter terakhir untuk menutup seluruh rangkaian pelayanan haji tahun ini.
Pesawat yang membawa jemaah asal Kabupaten Muara Enim, Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Kota Palembang mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang. Kedatangan mereka disambut jajaran panitia Debarkasi Palembang dan keluarga yang telah menanti kepulangan para tamu Allah tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahiddin, mengatakan fase pemulangan jemaah haji tahun 2026 berjalan sesuai jadwal dan kini tinggal menyisakan satu kloter terakhir.
“Alhamdulillah, proses pemulangan berjalan lancar. Dengan tibanya kloter 15, Debarkasi Palembang hanya menyisakan satu kloter lagi yang akan tiba besok sebagai penutup operasional musim haji tahun ini,” ujarnya.
Secara keseluruhan, jumlah jemaah yang telah kembali melalui Debarkasi Palembang mencapai 6.629 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 5.500 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.069 jemaah asal Kepulauan Bangka Belitung, serta 60 petugas kloter.
Namun di balik sukacita kepulangan, terselip duka yang menyelimuti rombongan Kloter 15. Dari total 445 jemaah yang berangkat ke Tanah Suci, dua orang tidak kembali bersama rombongan karena wafat saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Kedua jemaah tersebut adalah Sukma Baruk (75) dan Asan Akip (81), yang berasal dari Kabupaten Muara Enim. Pihak Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima Allah subhanahu wa ta’ala dan keluarga diberikan ketabahan serta keikhlasan,” kata Arkan.
Setelah tiba di Palembang, para jemaah diarahkan menuju Asrama Haji Sumsel untuk menyelesaikan proses administrasi, pemeriksaan akhir, serta menerima air zamzam sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah masing-masing.
Panitia juga memastikan seluruh fasilitas pendukung telah disiapkan untuk memberikan kenyamanan kepada jemaah yang baru menyelesaikan perjalanan panjang dari Tanah Suci.[THQ]

