RELUNG.ID – Kebijakan work from home (WFH) yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan hasil yang cukup menjanjikan. Meski hampir 40 persen aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah, roda pemerintahan tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, mengungkapkan bahwa pada pekan pertama pelaksanaan, sebanyak 7.988 ASN menjalankan tugas secara WFH. Jumlah tersebut mendekati 40 persen dari total lebih dari 20 ribu ASN di lingkungan Pemprov Sumsel.
“Dari evaluasi hari pertama, pelaksanaan WFH berjalan lancar dan kondusif. Tidak ada kendala yang dilaporkan,” ujarnya, Minggu (11/4/2026).
Meski tidak hadir secara fisik di kantor, aktivitas kerja tetap berlangsung optimal. Berbagai kegiatan seperti rapat dilakukan secara hybrid maupun daring menggunakan platform virtual, sementara sistem absensi tetap berjalan melalui aplikasi e-presensi yang mencatat kehadiran pegawai pada pagi, siang, dan sore hari.
Yang menarik, kebijakan ini tidak berdampak pada kualitas pelayanan publik. Pemerintah memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan secara maksimal, terutama di sektor-sektor vital.
Untuk memastikan hal tersebut, Edward melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta kantor Samsat di Palembang.
“Hasil peninjauan menunjukkan pelayanan tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP),” tambahnya.[THQ]

