Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»7 Fakta Sejarah Berdirinya Masjid Agung yang Kini Menjadi Landmark Penting di Palembang
Indeks

7 Fakta Sejarah Berdirinya Masjid Agung yang Kini Menjadi Landmark Penting di Palembang

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda11/02/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Masjid Agung Palembang, Foto : RELUNG.ID
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Masjid Agung Palembang, juga dikenal sebagai Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin, merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang memperkaya warisan budaya dan arsitektur Indonesia.

Masjid Agung Palembang berlokasi di Jl Jenderal Sudirman, 19 Ilir, Bukit Keil, Kota Palembang, Sumatera Selatan, masjid ini menjadi salah satu landmark penting di kota Palembang.

Masjid Agung Palembang dibangun pada abad ke-18 atas perintah Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, yang memerintah Kerajaan Palembang pada tahun 1724-1758.

Baca juga :   6 Museum Ini Tawarkan Keindahan dan Sejarah Palembang, Yuk Mampir!

Selain itu ada fakta-fakta menarik terkait pembangunan Masjid Agung Palembang. RELUNG.ID merangkum itu :

1. Diresmikan pada Tahun 1748

Pembangunan masjid memakan waktu sekitar 10 tahun, dimulai dari tahun 1738 hingga 1748. Masjid ini diresmikan pertama kali untuk tempat ibadah pada tanggal 28 Jumadil Awal 115 H atau 26 Mei 1748.

2. Menara Dibangun pada Masa Sultan Ahmad Najamudin

Awalnya, masjid ini tidak memiliki menara. Namun, menara baru dibangun sekitar 10 tahun setelah pembangunan masjid utama, pada masa pemerintahan Sultan Ahmad Najamudin (1758-1774).

3. Menara dengan Gaya Kelenteng

Menara Masjid Agung Palembang memiliki pola berbentuk segi enam dengan tinggi 20 meter. Bentuk atap menara melengkung pada bagian ujungnya, mirip dengan gaya arsitektur kelenteng, dan dikelilingi oleh teras berpagar.

Baca juga :   Kampung Kapitan Palembang: Jejak Sejarah Peranakan Tionghoa yang Menyala di Bumi Sriwijaya

4. Pengaruh Eropa dan Tiongkok pada Renovasi

Masjid Agung Palembang telah mengalami beberapa kali perombakan sepanjang sejarahnya. Pada tahun 2003, renovasi dilakukan dengan memperhatikan pengaruh arsitektur dari tiga kawasan, yaitu Indonesia, Tiongkok, dan Eropa.

Terlihat dari pintu masuk gedung yang besar dan tinggi dengan pengaruh Eropa, serta atap yang mirip dengan kelenteng sebagai ciri arsitektur Tiongkok.

5. Sponsor Pertamina untuk Menara Baru

Pada tahun 1970, Pertamina mensponsori pembangunan menara baru dengan tinggi 45 meter. Menara baru ini berdampingan dengan menara asli bergaya Cina dan diresmikan pada tanggal 1 Februari 1971.

6. Usia yang Cukup Tua

Sejak diresmikan pada tahun 1748, Masjid Agung Palembang telah berusia 274 tahun pada tahun 2022, menjadikannya sebagai salah satu masjid tertua di kawasan Palembang.

7. Sentral bagi Kehidupan Agama dan Sosial

Sebagai masjid terbesar di Palembang, Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat setempat.

 

Sumber : duniamasjid.islamic-center.or.id

Masjid Agung Palembang Palembang Sejarah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrakiraan Cuaca Palembang Hari Ini, 11 Februari 2024 : Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Petir
Next Article Indonesia Naik ke Peringkat 3 dalam Perkembangan Ekonomi Halal
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20264 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,934 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,804 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,777 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?