RELUNG.ID — Menjelang Hari Raya Idul Adha, masyarakat Palembang mempersiapkan berbagai hidangan khas untuk dinikmati bersama keluarga dan kerabat.
Berikut adalah beberapa menu khas Palembang yang sering disuguhkan saat Idul Adha:
1. Malbi Daging Sapi
Malbi adalah semur khas Palembang yang memiliki rasa gurih manis. Daging sapi dimasak perlahan hingga bumbu meresap sempurna dan kuahnya mengental. Hidangan ini cocok disantap dengan sambal dan nasi hangat.
2. Tekwan
Tekwan merupakan hidangan dari campuran daging ikan dan tapioka yang dibentuk bulatan kecil, disajikan dengan kuah udang yang gurih.
Meskipun Idul Adha identik dengan daging, tekwan tetap menjadi favorit karena kelezatannya.
3. Kue Maksuba
Maksuba adalah kue khas Palembang yang terbuat dari telur, gula, susu, tepung, dan gandum. Kue ini dipanggang selama 2-4 jam dan memiliki rasa manis yang lezat. Namun, kue ini perlu dikonsumsi secukupnya karena bisa menimbulkan rasa eneg jika dimakan berlebihan.
4. Nasi Samin/Minyak
Nasi samin atau minyak adalah nasi yang dimasak dengan minyak samin dan rempah-rempah khas Timur Tengah, disesuaikan dengan selera masyarakat Palembang.
Nasi ini memiliki cita rasa dan aroma yang kuat, cocok dipadukan dengan malbi daging sapi.
5. Pempek
Pempek adalah ikon kuliner Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung, dibentuk menjadi berbagai jenis seperti lenjer, bulat, telur, dan kulit. Pempek sebaiknya disantap dengan cuko dalam kondisi hangat.
6. Kue Delapan Jam
Kue ini dinamai sesuai dengan proses pembuatannya yang memerlukan waktu pengukusan selama 8 jam. Kue delapan jam dibuat dengan telur bebek, memiliki rasa manis dan gurih serta tekstur yang lembut.
7. Bolu Kojo
Bolu kojo adalah kue berbahan dasar tepung terigu dengan warna hijau cerah dari daun pandan. Kue ini memiliki bentuk seperti bunga kamboja dan cita rasa manis. Bolu kojo merupakan salah satu dari tiga kue basah yang wajib ada saat hari raya, selain maksuba dan delapan jam.
Menu-menu khas Palembang ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi dan kebersamaan saat Hari Raya Idul Adha. Dengan beragam cita rasa, hidangan ini menambah semarak perayaan dan mempererat silaturahmi di antara keluarga dan kerabat.[AYK]

