RELUNG.ID — Sakit pinggang sebelah kanan adalah keluhan umum yang sering dialami oleh banyak orang.
Namun, terlepas dari kesan remeh, sakit pinggang ini sebenarnya bisa menjadi indikasi dari sejumlah kondisi kesehatan serius yang tidak boleh diabaikan.
Berikut adalah beberapa penyebab sakit pinggang sebelah kanan yang perlu diperhatikan dikutip dari Halodoc :
BACA Juga : 5 Kebiasaan yang Memicu Kolesterol Tinggi pada Usia Muda
1. Penyempitan Tulang Belakang
Penyempitan tulang belakang, terutama akibat radang sendi, dapat menjadi penyebab utama sakit pinggang sebelah kanan. Gejala biasanya bertambah buruk saat beraktivitas dan mereda saat beristirahat.
2. Masalah pada Otot
Cedera atau kekakuan otot punggung juga bisa menyebabkan sakit pinggang sebelah kanan. Kram otot atau kedutan otot seringkali menjadi gejala yang muncul secara mendadak.
3. Gangguan pada Ginjal
Gangguan seperti batu ginjal atau infeksi ginjal dapat menyebabkan sakit pinggang sebelah kanan.
BACA Juga : 5 Rekomendasi Obat dan Cara Penggunaannya, Untuk Atasi Nyeri Pinggang Sebelah Kanan
4. Masalah pada Empedu
Masalah kesehatan yang terkait dengan empedu, seperti batu empedu, juga dapat menyebabkan rasa sakit pada pinggang sebelah kanan.
5. Skiatika
Nyeri saraf akibat iritasi pada saraf skiatik, yang membentang dari panggul hingga kaki, juga bisa menyebabkan sakit pinggang sebelah kanan.
6. Kehamilan Ektopik
Sakit pinggang sebelah kanan juga bisa menjadi tanda kehamilan ektopik pada perempuan.
BACA Juga :
7. Penyakit Bawaan
Beberapa penyakit bawaan seperti spina bifida dapat menjadi penyebab sakit pinggang sebelah kanan.
Meskipun sakit pinggang sebelah kanan seringkali dapat sembuh dengan sendirinya, penting untuk tidak mengabaikan gejala yang muncul.
Jika mengalami sakit pinggang yang berkepanjangan atau gejala yang mengkhawatirkan, segera periksakan kondisi Anda kepada profesional medis untuk penanganan lebih lanjut.
Mengetahui penyebab sakit pinggang sebelah kanan adalah langkah pertama untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan mencegah komplikasi yang lebih serius.

