RELUNG.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Empat Lawang mencatat, selama tahun 2022 total warga Empat Lawang yang membuat kartu kuning alias AK-1 yakni sebanyak 895 orang.
Mereka membuat AK-1 ini untuk mencari kerja di luar Sumsel hingga Jawa.
Baca Juga: Dijanjikan Akan Dinikahi, Remaja OKU Ajak Pacarnya yang Masih SMA Beginian!
Demikian diungkpkan Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Empat Lawang, Muai, Kamis (19/1). Dia mengatakan, pembuat AK-1 ini kebanyakan baru lulus SMA sederajat yang ingin mencari kerja.
“Kebanyakan para pencari kerja ini keluar Sumsel bahkan, mereka kebanyakan cari kerja ke Jawa,” katanya.
Jumlah pencari kerja tahun 2022 meningkat dibanding tahun 2021, yang hanya 655 orang. Sedangkan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari Kabupaten Empat Lawang tahun 2022 sebanyak 77 orang.
Jumlah tersebut juga meningkat dibandingkan tahun 2021, sebanyak 12 orang. Namun, tahun 2021 tersebut masih pandemi Covid-19.
“CPMI ini untuk rekomendasi paspor mereka. Berangkat atau tidak, kita tidak tahu. Mereka diseleksi dulu dari perusahaan, kita sebatas rekomendasi saja,” jelasnya.
Baca Juga: Cha Eun Woo, Ha Yun Kyung dan Jo Woo Jin Bakal Akting Bersama? Ini Drama Korea Terbaru Mereka!
Namun, jumlah pelamar kerja yang sudah mendapatkan pekerjaan, Muai menyatakan, pihaknya tidak mengetahui. Sebab mereka tidak melapor ke Disnaker Empat Lawang.
Dirinya mengimbau, warga yang sendang mencari kerja agar melapor ke Disnaker Empat Lawang, jika sudah mendapatkan pekerjaan.
“Kita tidak tahu berapa yang sudah dapat kerja itu, mereka ini tidak melapor, dihubungi tidak aktif. Padahal kami ingin tahun berapa data yang sudah diterima kerja itu,” pungkasnya.

