Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»KPK Dalami Kasus Dugaan Suap Muara Enim, Sejumlah ASN BPK Sumsel Diperiksa sebagai Saksi
Regional

KPK Dalami Kasus Dugaan Suap Muara Enim, Sejumlah ASN BPK Sumsel Diperiksa sebagai Saksi

alwiBy alwi24/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gedung KPK/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan suap dan gratifikasi dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim Tahun Anggaran 2025–2026.

Pada Jumat (24/7/2026), penyidik memeriksa enam saksi, termasuk sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan.

Baca juga :   OTT Ditjen Bea Cukai, KPK Sita Uang Miliaran Rupiah dan Logam Mulia 3 Kilogram

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK. Para saksi sudah hadir sejak pukul 10.00 WIB,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Enam saksi yang diperiksa terdiri atas Mulyono Misman dari pihak swasta, serta lima ASN BPK Sumsel, yakni Christina Yunita Widyaningrum, Eva Tiara Osasi Tampubolon, Novia Dewi Sartika, Doni Hertanto, dan Jali.

Baca juga :   165 Karhutla Terjadi di Sumsel, BPBD Minta Daerah Rawan Segera Tetapkan Status Siaga

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pendalaman penyidikan atas perkara yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada Juni 2026.

Sebelumnya, pada 9 Juni 2026, KPK menetapkan empat tersangka, yakni Bupati Muara Enim periode 2025–2030 Edison, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim Abi Nurwardani, Adi Triyadi yang merupakan orang kepercayaan sekaligus keponakan Edison, serta Cory Erin Hardi selaku Marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA).

Dalam perkembangan penyidikan, KPK kemudian menetapkan Direktur PT MSA, Fika Nur Alawi, sebagai tersangka. Fika ditahan pada 2 Juli 2026 setelah diduga memiliki peran dalam perkara tersebut.

Baca juga :   Sidang Dugaan Korupsi Pokir DPRD OKU, KPK Cecar Bupati Teddy Meilwansyah Terkait Pencairan Dana Proyek

Kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang diterima KPK. Penyidik menduga pada 6 Juni 2026 Abi Nurwardani menerima uang tunai sebesar Rp500 juta dari Cory Erin Hardi di sebuah hotel di Jakarta.

Uang tersebut diduga berkaitan dengan proyek pengadaan sebelumnya sekaligus sebagai upaya menjaga hubungan agar perusahaan terkait kembali memperoleh pekerjaan pada proyek-proyek berikutnya di lingkungan Pemkab Muara Enim.

KPK juga menduga Abi menerima setoran dari sejumlah rekanan atas perintah Bupati Edison. Untuk menyamarkan aliran dana, para pihak diduga menggunakan rekening nominee dan transaksi tunai.

Baca juga :   SPBU Tutup, Warga Muara Enim Terpaksa Beli Solar ke Kabupaten Tetangga

Menurut penyidik, Abi berperan mengendalikan rekening-rekening tersebut sebelum mendistribusikan dana dengan pembagian tertentu, yakni 5 persen untuk bupati, 3 persen untuk kepala dinas, serta masing-masing 1 persen untuk pejabat pembuat komitmen (PPK) dan bendahara.

Selain itu, KPK menduga uang yang diperuntukkan bagi Edison disalurkan melalui penarikan tunai dari rekening nominee dan diteruskan melalui sejumlah perantara, termasuk orang kepercayaan serta kerabatnya. Dana tersebut diduga kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi.

Hingga kini, KPK masih terus mendalami keterangan para saksi dan menelusuri aliran dana dalam perkara tersebut guna mengungkap pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat. (vid)

ASN BPK BPK Sumsel KPK Muara Enim
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleTerpeleset Usai Salat Isya, Penghuni Panti Asuhan di Palembang Ditemukan Tewas Mengapung
Next Article Geekbench 7 Resmi Meluncur, Hadirkan Benchmark Baru
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?