RELUNG.ID – Pekarangan rumah tak lagi sekadar ruang kosong atau tempat tanaman hias. Di Desa Taba, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang, lahan sempit disulap menjadi kandang ayam petelur yang mampu menopang kebutuhan pangan keluarga.
Melalui Kebun PKK Desa Taba, budidaya ayam petelur dikembangkan dalam skala rumah tangga. Meski hanya menggunakan dua kandang sederhana dengan jumlah ayam yang terbatas, hasilnya dinilai efektif menyediakan sumber protein bagi keluarga.
Ketua TP PKK Kabupaten Empat Lawang, Hepy Safriani, mengatakan telur yang dihasilkan dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga tanpa bergantung pada pasokan dari pasar.
“Ayam ini bisa bertelur dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan protein di rumah,” kata Hepy.
Menurutnya, budidaya ayam petelur di pekarangan memiliki manfaat ganda. Selain meningkatkan ketahanan pangan keluarga, program ini juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk membeli bahan pangan.
Karena itu, Hepy mengajak seluruh pengurus PKK hingga tingkat desa untuk menggerakkan pemanfaatan pekarangan secara lebih produktif. Tidak hanya dengan menanam sayuran, tetapi juga mengembangkan peternakan mandiri yang mudah dikelola.
“Pemanfaatan pekarangan seperti ini menjadi langkah strategis untuk memastikan ketersediaan pangan yang bergizi sekaligus menekan biaya kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menilai keberhasilan Desa Taba membuktikan keterbatasan lahan bukan menjadi penghalang untuk membangun kemandirian pangan. Dengan pengelolaan yang sederhana dan berkelanjutan, pekarangan rumah dapat menjadi sumber pangan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Mari manfaatkan pekarangan rumah menjadi lebih produktif melalui budidaya ayam petelur agar ketahanan pangan keluarga semakin kuat,” pungkasnya. (SLM)

