RELUNG.ID – Perayaan Hari Jadi Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke-116 berlangsung meriah. Sebanyak 47 grup drum band pelajar dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA/SMK memadati jalanan Kota Baturaja dalam Karnaval Drum Band, Sabtu (25/7/2026).
Sejak pagi, ribuan warga memadati kawasan depan Rumah Dinas Bupati OKU hingga sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan penampilan para peserta. Dentuman drum, harmoni musik, serta atraksi mayoret menciptakan suasana semarak yang menghibur masyarakat.
Karnaval dilepas langsung Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah didampingi Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Elvin Andrian, jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Kemeriahan dibuka dengan penampilan Polisi Cilik (Pocil) Polres OKU yang memperagakan baris-berbaris dan atraksi ketangkasan. Penampilan itu langsung mengundang tepuk tangan dari masyarakat yang memadati panggung kehormatan.
Peserta menempuh rute dari depan Rumah Dinas Bupati OKU, melintasi Stasiun Baturaja dan Jembatan Ogan I, sebelum finis di Taman Kota Baturaja.
Dalam sambutannya, Bupati Teddy Meilwansyah mengapresiasi Dinas Pendidikan OKU, para kepala sekolah, guru pembina, orang tua, dan seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Terima kasih kepada Dinas Pendidikan OKU beserta seluruh jajaran yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. Kepada seluruh peserta saya berpesan agar selalu mengutamakan keselamatan selama mengikuti karnaval,” ujar Teddy.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute menjadi bukti bahwa peringatan HUT OKU telah menjadi pesta rakyat yang mampu menyatukan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, mengatakan karnaval drum band merupakan bagian dari rangkaian HUT OKU ke-116 sekaligus menjadi wadah pembinaan karakter dan bakat pelajar.
Sebanyak 47 tim yang tampil akan dinilai dewan juri di sejumlah titik sepanjang lintasan. Peserta terbaik akan memperoleh trofi dan piagam penghargaan.
“Karnaval ini bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana membentuk kedisiplinan, kekompakan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah bagi para pelajar,” kata Kadarisman.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi dorongan agar kegiatan serupa terus digelar setiap tahun sebagai ruang kreativitas pelajar sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah sambutan masyarakat sangat luar biasa. Ke depan kegiatan ini akan terus kami laksanakan sebagai ajang pembinaan kreativitas, disiplin, dan kekompakan pelajar,” pungkasnya. (MZN)

