RELUNG.ID – Seorang sopir ditemukan tak bernyawa di dalam mobil truk berat (heavy duty) Isuzu Giga FVZ Nopol BE 8213 ACU yang sedang terparkir di Jalan Jenderal A Yani KM 10 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Selasa (4/8/2026), sekitar pukul 07.45 WIB.
Korban diketahui bernama Adi Suarno (46), warga Lorong Sutami, Gang Seloja LK II, Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung.
Dari dalam kendaraan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kunci kontak mobil, 2 unit HP, uang tunai Rp.188 ribu, tas berisi identitas korban, buku tabungan, pakaian dan perlengkapan pribadi, beberapa jenis obat-obatan serta barang-barang pribadi lainnya.
Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Nasron Junaidi, membenarkan adanya penemuan mayat di dalam mobil tersebut. Kejadiannya telah ditangani oleh Polsek Baturaja Timur bersama Tim Inafis Polres OKU dengan melakukan oleh TKP.
“Kita bersama Polsek Baturaja Timur dan tim inafis sudah mendatangi TKP untuk melakukan pengecekan, pengamanan lokasi serta olah TKP,” katanya.
Kasat Reskrim menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, pada Senin 03 Agustus 2026, sekitar pukul 14.00 WIB, kendaraan korban sudah terparkir di lokasi dengan pintu sebelah kiri terbuka.
“Malamnya, sekitar pukul 20.00 WIB korban masih terlihat berada di dalam atau sekitar kendaraan. Sekitar pukul 22.00 WIB, terdengar bunyi klakson kendaraan sebanyak satu kali,” katanya menjelaskan keterangan saksi.
Kemudian, keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 WIB, saksi Fitriana berinisiatif memeriksa ke dalam kendaraan dan menemukan korban dalam posisi tertelungkup di antara kursi pengemudi dan dashboard dengan keadaan tidak mengenakan baju, menggunakan celana Training panjang warna abu-abu serta sudah tidak bergerak.
“Lalu saksi melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT yang diteruskan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah. Selang beberapa jam kemudian, kita reskrim bersama personel Polsek Baturaja Timur tiba di lokasi dan melakukan olah TKP,” ungkapnya.
Saat ini, jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihak rumah sakit, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.
“Saat ditemukan jenazah korban sudah dalam keadaan kaku. Untuk penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (MZN)

