Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Gelar Salat Istisqa, Gubernur Sumsel Minta Hujan Bukan Sekadar untuk Karhutla
Regional

Gelar Salat Istisqa, Gubernur Sumsel Minta Hujan Bukan Sekadar untuk Karhutla

alwiBy alwi25/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Salat Istisqa yang digelar Pemprov Sumsel. (Thoriq/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tak hanya mengandalkan operasi pemadaman untuk menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kemarau dan kabut asap, Gubernur Sumsel Herman Deru mengajak masyarakat bersimpuh melalui salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan.

Baca juga :   Gubernur Sumsel Tegaskan Larangan Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran

Salat meminta hujan tersebut digelar di Griya Agung Palembang, Selasa (25/8/2026). Sejumlah masyarakat, tokoh masyarakat, pejabat pemerintah, hingga personel TNI dan Polri turut mengikuti pelaksanaan salat Istisqa.

Deru mengatakan, salat Istisqa menjadi bagian dari ikhtiar setelah berbagai upaya penanganan karhutla dilakukan pemerintah, mulai dari tingkat desa hingga mendapat dukungan pemerintah pusat.

“Setelah upaya-upaya kita secara lahiriah kita laksanakan dari tingkat desa sampai Presiden membantu kita. Satgas tingkat provinsi, tingkat kabupaten, kota sudah bergerak,” ujar Deru.

Baca juga :   Dilanda Hujan 1 Jam, Jalanan di Palembang Kembali Dikepung Banjir

Menurutnya, upaya teknis tetap harus berjalan, tetapi manusia tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan sendiri. Karena itu, pemerintah dan masyarakat juga memohon ampun sekaligus meminta pertolongan Allah subhanahu wa ta’ala
.
“Kita tentu tidak boleh terlalu percaya diri dengan upaya tanpa ada ridha Allah subhanahu wa ta’ala
. Untuk itu kita mohon ridha, mohon ampun, mohon diberikan hujan,” katanya.

Deru menegaskan, hujan yang diharapkan tidak semata-mata untuk menghilangkan kabut asap akibat karhutla. Lebih jauh, hujan dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat Sumsel yang terdampak kemarau panjang.

Baca juga :   Kemarau 2026 Lebih Panas dan Panjang, Sumsel Diminta Siaga Karhutla Sejak Dini

“Bukan hanya untuk menghilangkan asap, tetapi kelangsungan kehidupan,” tegasnya.

Ia juga mengajak pemerintah kabupaten dan kota mengikuti langkah tersebut dengan melaksanakan salat Istisqa di wilayah masing-masing.

“Saya harapkan Forkopimda kabupaten kota, para bupati, wali kota beserta Forkopimdanya melaksanakan juga di kabupaten kota,” ujarnya.

Baca juga :   101 Desa di OKI Masuk Zona Rawan Karhutla, Mayoritas Lahan Gambut Jadi Sorotan

Selain itu, pemerintah tetap menjalankan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mempercepat turunnya hujan di wilayah Sumsel.

Dirinya menyebut pelaksanaan OMC terus dilakukan dan kini telah memasuki sekitar 95 kali pelaksanaan.

Bahkan Ia mengatakan berdasarkan informasi BMKG, terdapat potensi awan yang mengandung air pada 28 Agustus mendatang. Kondisi tersebut akan dimanfaatkan untuk kembali melakukan penyemaian awan melalui OMC.

Baca juga :   Terancam Ganti Rugi Rp5 Juta, Kurir Dimas Dapat Bantuan dan Tawaran Kerja dari Wali Kota

“Tanggal 28 diperkirakan akan ada awan yang mengandung air. Menurut perkiraan BMKG, di situlah saat tepatnya kita menabur garam lagi melalui OMC,” jelasnya.

Deru berharap hujan yang turun nantinya dapat bertahan dan menyebar di wilayah Sumsel, sehingga membantu mengurangi kekeringan sekaligus menekan potensi kebakaran.

“Kita berdoa hujannya tetap turun di Sumatera Selatan, enggak ke mana-mana,” katanya. (THQ)

Gubernur Sumsel Herman Deru Karhutla Salat Istisqa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleExynos 2700 Diklaim Ungguli Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dalam Pengujian Internal Samsung
Next Article Prabowo Pantau Karhutla Jambi dan Lampung, Minta 100 Hektare di Way Kambas Segera Dipadamkan
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?