Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Lagi, Beruang Muncul dan Mengacak Tanaman di Kebun Warga Lubuklinggau
Regional

Lagi, Beruang Muncul dan Mengacak Tanaman di Kebun Warga Lubuklinggau

alwiBy alwi04/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi beruang. (Net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kemunculan seekor beruang di area perkebunan warga di daerah Lubuk Binjai, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan sejak dua hari terakhir ini membuat warga sekitar mulai khawatir untuk beraktivitas ke kebun.

Terbaru, beruang tersebut muncul dekat pondok milk seorang petani pada Jumat, 4 September 2026 pagi.

Baca juga :   Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban Ratusan Kilogram untuk Warga Lubuklinggau


Beruang tersebut terlihat mengacak-acak tanaman dan pohon kelapa yang ada disekitar pondok. Tak ayal, kondisi tersebut makin membuat warga khawatir dan tak berani pergi ke kebun.

Lurah Lubuk Binjai, Mustaqim mengatakan beruang tersebut sampai saat ini masih berkeliaran di area perkebunan karet dan durian milik warga. Sebab tadi pagi, ia mengungkapkan, ada seorang warga yang berada di kebun melihat beruang itu muncul.

“Sempat merusak tanaman disekitar pondok milik salah seorang warga di area kebun tersebut,” kata Mustaqim.

Baca juga :   CSR-PKBL di Muara Enim Masih Minim, Realisasi Hanya Rp44,6 Miliar dari 20 Perusahaan

Warga menurut Mustaqim, tadinya ingin memburu beruang tersebut karena khawatir masuk dan mendekati ke area pemukiman. Sebab lokasi perkebunan tempat munculnya beruang tidak jauh dari pemukiman warga.

“Warga tadinya mau memburu beruang itu, tapi saya larang, karena itu dilindungi. Katanya warga takut, karena takutnya nanti ngamuk ke pemukiman,” ujar Mustaqim.

Menurut warga, kemunculan beruang di area perkebunan mereka baru pertama kali terjadi. Namun diperkirakan, beruang tersebut keluar dari hutan karena ingin mencari makan.

Baca juga :   Menteri Nusron dan Aparat Penegak Hukum Didesak Usut Kasus Sengketa Mafia Tanah di Sumsel

“Karena mungkin dia ini kelaparan, kan musim panas sekarang ini,” ungkapnya.

Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dengan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk penanganan kemunculan beruang tersebut. Perkembangan terbaru menurutnya, pihak BKSDA saat ini sudah meluncur ke Lubuklinggau.

“Imbauan kepada masyarakat agar jangan beraktivitas ke kebun dulu, kalaupun memang mendesak, diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati khawatirnya beruang ngamuk,” terangnya.

Baca juga :   Resmikan Bale Air Muara Beliti, Bupati Musi Rawas Ajak Masyarakat Cintai Kuliner Lokal

Terpisah Kasi Konservasi wilayah II BKSDA Sumatera Selatan, Yusmono menjelaskan pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai adanya kemunculan beruang di area perkebunan warga di daerah Lubuk Binjai, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, kota Lubuklinggau. Informasi tersebut oleh pihaknya ditindak lanjuti dengan meluncurkan petugas ke lapangan untuk melakukan penanganan.

“Petugas kita sedang meluncur ke lokasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beruang yang muncul di perkebunan warga tersebut jenis beruang madu. Namun ia enggan memberikan komentar lebih banyak terkait dengan apa penyebab beruang tersebut keluar dari hutan dan memasuki area perkebunan warga.

Baca juga :   Banyak Pelaku Usaha di PALI yang Tidak Gunakan Tapping Box

“Teman-teman sudah dalam perjalanan, situasi sekitar juga teman-teman belum tahu,” pungkasnya. (NSR)

Beruang BKSDA Sumsel Kebun Lubuklinggau
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleHari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenagakerjaan Palembang Dorong Peserta Jadi Lebih Berdaya
Next Article Tingkatkan Efisiensi, Pemkot Pagar Alam Dorong Petani Modernisasi Alat Pertanian
alwi

Related Posts

Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20261 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,919 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,791 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,764 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?