RELUNG.ID – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi terus berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan, khususnya distribusi air bersih kepada pelanggan.
Hal ini menyusul banyaknya keluhan pelayanan yang masih tersendat yang diberikan oleh perusahaan daerah tersebut.
Demikian diakui oleh Direktur Utama Perumda Tirta Musi,Ir Teddy Andrian, ST., IPM., ASEAN Eng saat memberikan keterangan resminya, Jumat (10/4/2026).
Dia mengatakan, saat ini kapasitas yang terpasang pada PDAM Tirta Musi yaitu 140 juta meter kubik dengan total distribusi yaitu 136 juta meter kubik air.
Dari kapasitas tersebut, jumlah sambungan hingga saat ini mencapai 320 ribu sambung dan melayani 1,5 juta jiwa.
Menurut Teddy, tentunya pelayanan dan keluhan yang disampaikan masyarakat memerlukan waktu. Karena itu, untuk memangkas waktu pelayanan pihaknya berencana menerapkan strategi baru.
“Nanti kita akan buat aplikasi layanan online sehingga bisa memangkas waktu pelayanan,” katanya.
Aplikasi ini sendiri, nantinya setiap keluhan harus menyertakan bukti foto dan juga alamat sehingga, petugas dapat langsung menindaklanjuti setiap laporan yang masuk tersebut.
Bahkan, pihaknya juga dapat memberikan pemberitahuan jika PDAM Tirta Musi tengah melakukan perbaikan.
“Strategi ini masuk dalam 100 hari kerja kami sebagai Dirut baru PDAM Tirta Musi,” katanya.
Tak hanya itu, di tahun 2026 ini pihaknya juga akan melakukan 15 ribu tambahan sambungan baru. Dimana, dari 15 ribu sambungan baru ini sudah terealisasi 2 ribu sambungan.
“Kami juga akan melakukan kajian untuk pemasangan titik distribusi air yang dapat dapat langsung diminum dimulai dari Masjid Agung,” tutupnya. (LWM)

