Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dari Senjang IKA Muba, Ada Pesan Herman Deru Wapres dan Cik Ujang Gubernur
Regional

Dari Senjang IKA Muba, Ada Pesan Herman Deru Wapres dan Cik Ujang Gubernur

alwiBy alwi27/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-Tradisi Senjang mendadak menjadi perhatian dalam pengukuhan kepengurusan Ikatan Keluarga Musi Banyuasin (IKA Muba) periode 2026-2030 di Griya Agung Palembang, Minggu (27/9/2026).

Kesenian khas Muba itu tak sekadar menjadi hiburan. Lewat pantun berbalas, terselip pesan dukungan dan doa yang ditujukan kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang.

Dalam penampilan tersebut, Herman Deru mendapat pantun yang mengaitkan kiprahnya dengan wacana politik di tingkat nasional untuk maju sebagai Calon Wakil Presiden di Pemilu 2029.

“Kami warga Muba bakal menjadi pendukung terdepan dalam Pemilu 2029 mendatang,” demikan bunyi petikan pantun tersebut.

Sementara Cik Ujang mendapat pantun berisi doa agar dapat melanjutkan kiprahnya sebagai Gubernur Sumsel pada periode mendatang. “Pak Cik Ujang kami doakan jadi Gubernur Sumsel di pilkada medatang,” ungkapnya.

Pesan yang disampaikan melalui Senjang itu langsung disambut tepuk tangan para tamu dan keluarga besar Muba yang hadir.

Meski membawa pesan politik, penampilan tersebut belum dapat dimaknai sebagai deklarasi atau pencalonan resmi untuk kontestasi politik mendatang.

Ketua Umum IKA Muba periode 2026-2030, Dr H Apriyadi Mahmud, mengatakan perhatian terhadap Herman Deru hingga tingkat nasional menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Sumsel.

“Ini sebuah kehormatan bagi kami. Masyarakat Muba bisa berkumpul di tempat ini dan bersilaturahmi bersama pemerintah provinsi,” kata Apriyadi.

Menurutnya, IKA Muba tidak boleh berhenti sebagai wadah silaturahmi. Organisasi tersebut harus mampu memberikan manfaat, menyampaikan aspirasi dan ikut berkontribusi terhadap masyarakat.

“Kami ingin IKA Muba ini bukan hanya tempat berkumpul. Tetapi bagaimana organisasi ini bisa memberikan manfaat, bisa menyampaikan aspirasi dan ikut berkontribusi terhadap masyarakat,” ujarnya.

Pengurus IKA Muba periode 2026-2030 resmi dikukuhkan dalam kegiatan tersebut. Apriyadi dipercaya sebagai Ketua Umum.

Pengukuhan dihadiri Herman Deru, Cik Ujang, Bupati Muba HM Toha Tohet, sejumlah kepala daerah, tokoh masyarakat serta keluarga besar Muba.

Apriyadi juga menyampaikan apresiasi kepada Herman Deru yang telah memfasilitasi pelaksanaan pengukuhan sekaligus silaturahmi keluarga besar Muba di Griya Agung.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyoroti peran organisasi masyarakat dalam menjaga identitas dan budaya daerah di tengah perubahan zaman.

“Organisasi inilah yang menjadi pagar budaya. Karena perkembangan zaman kalau tidak dijaga, bisa hilang,” kata Herman Deru.

Ia menilai penggunaan bahasa daerah menjadi salah satu identitas yang perlu terus dipertahankan masyarakat Muba, termasuk mereka yang tinggal di luar daerah.

“Saya senang orang Muba ini di mana pun berada masih menggunakan bahasa Muba. Ini salah satu yang harus dipertahankan,” ujarnya.

Tak hanya soal budaya, Herman Deru juga mendorong IKA Muba membangun kemandirian organisasi. Ia mengingatkan agar kegiatan organisasi tidak terus bergantung pada pengajuan proposal.

“Agar tidak menjadi organisasi proposal, harus ada income organisasi. Ini salah satu ide kreatif dan harus menjadi pelopor dengan menjadi organisasi yang mandiri,” tegasnya.

Menurut Herman Deru, organisasi kemasyarakatan juga memiliki posisi penting sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah. [DSK]

Cik Ujang Herman Deru IKA MUBA
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBukan Hanya Hotspot, 68,7 Hektare Lahan di OKI Masih Terbakar
Next Article Tangani Karhutla, PT Lonsum Terapkan Strategi Kolaborasi
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?