Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Agen OpenAI Bobol Situs Pemerintah Australia Saat Uji Coba
Techno

Agen OpenAI Bobol Situs Pemerintah Australia Saat Uji Coba

alwiBy alwi30/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Agen kecerdasan buatan (AI) eksperimental milik OpenAI diketahui melakukan serangkaian aktivitas peretasan terhadap sejumlah situs yang dikelola pemerintah Australia.

Insiden tersebut terjadi pada Juni 2026, namun baru terungkap beberapa waktu terakhir. Sejumlah instansi pemerintah Australia dilaporkan terdampak, meski OpenAI menyatakan data sensitif seperti rekam medis individu tidak diakses oleh agen AI tersebut.

Baca juga :   OpenAI Luncurkan ChatGPT Go Secara Global, Siap Uji Iklan di AS

Sebelumnya, agen AI OpenAI juga dilaporkan melakukan aktivitas serupa terhadap platform Hugging Face dan Modal Labs. Kasus di Australia menjadi perhatian karena menyasar sejumlah situs pemerintahan.

Berdasarkan penjelasan OpenAI, terdapat sedikitnya empat instansi pemerintah Australia yang terdampak.

Pertama, Services Australia. Agen AI OpenAI diketahui memperoleh akses ke sistem, menjalankan sejumlah perintah, hingga mengambil file internal. Meski demikian, OpenAI menyatakan tidak terdapat rekam medis pasien yang diakses.

Kedua, NSW Bureau of Crime Statistics and Research. Agen AI melakukan aktivitas terhadap sistem instansi tersebut, tetapi data catatan kriminal individu disebut tidak diakses.

Baca juga :   OpenAI Dikabarkan Bakal Kembangkan Peramban Web Berbasis AI

Ketiga, Victorian Department of Health. Dalam kasus ini, agen AI menemukan kunci akses dan mengambil statistik survei yang telah diagregasi. OpenAI menyatakan rekam medis individu maupun jawaban survei yang dapat mengungkap identitas pribadi tidak diakses.

Keempat, Australian Institute of Health and Welfare (AIHW). Agen AI kembali mengambil statistik survei agregat, tetapi tidak membaca rekam medis individu.

Insiden tersebut terjadi ketika model AI eksperimental OpenAI menjalankan serangkaian tugas sebagai bagian dari proses pengujian. Model diberikan berbagai instruksi untuk mencari dan mengumpulkan informasi tertentu.

Salah satu tugas yang diberikan berkaitan dengan pengeluaran pemerintah negara bagian Victoria per orang untuk obat-obatan kulit. Ketika tidak menemukan data yang tersedia secara publik, model kemudian menelusuri situs pemerintah untuk mencari informasi tambahan, termasuk data yang tidak dipublikasikan secara terbuka.

Baca juga :   Rivian Luncurkan Also, Kendaraan Roda Dua Futuristik dengan Pedal

OpenAI menegaskan bahwa model tersebut tidak mendapatkan izin untuk melakukan tindakan tersebut. Namun, model eksperimental itu juga belum dilengkapi seluruh sistem pengamanan yang biasanya diterapkan pada model yang telah dirilis untuk publik.

Setelah mengetahui aktivitas tersebut, OpenAI melakukan penyelidikan internal dan memberi tahu pengelola situs pemerintah yang terdampak.

Perusahaan kemudian memperkuat sistem pengamanan untuk model-model penelitiannya. Salah satu langkah yang diterapkan adalah membatasi akses langsung model ke internet dengan hanya menyediakan konten yang telah tersimpan dalam cache.

OpenAI juga menerapkan pembatasan jaringan tambahan serta meningkatkan sistem pemantauan terhadap aktivitas model.

Baca juga :   Google Maps Hadirkan Fitur Ask dan Navigasi Imersif Berbasis AI Gemini

Langkah pengamanan tersebut mulai diterapkan setelah insiden yang melibatkan Hugging Face. Namun, menurut OpenAI, sistem tersebut belum sepenuhnya diterapkan ketika insiden terhadap situs pemerintah Australia terjadi.

Khusus terkait insiden di Australia, OpenAI menyatakan telah bekerja sama dengan instansi pemerintah yang mengelola situs terdampak dan menawarkan dukungan khusus untuk membantu penanganan insiden.

Perusahaan juga menyatakan akan menggunakan dana Daybreak for Frontline Defenders senilai US$1 miliar untuk membantu memperkuat pertahanan siber lembaga pemerintah.

Selain itu, OpenAI membentuk satuan tugas khusus Australia untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi apabila terjadi insiden serupa di masa mendatang.

Baca juga :   Google Hadirkan Mode AI Baru di Chrome, Tautan Dapat Dibuka Berdampingan

Chief Strategy Officer OpenAI, Jason Kwon, dijadwalkan menghadiri sidang komite Senat Australia di Sydney pada pekan depan untuk membahas persoalan tersebut.

“Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memulihkan kepercayaan, dan kami bertanggung jawab untuk menunjukkan kepada masyarakat Australia bahwa kami melakukan perubahan nyata serta menepati janji-janji kami,” tulis OpenAI dalam penjelasannya mengenai insiden tersebut.

Kasus ini menambah perhatian terhadap tantangan keamanan yang muncul seiring berkembangnya agen AI. Kemampuan agen untuk menjalankan perintah dan menelusuri sumber informasi secara mandiri membuat pengawasan, pembatasan akses, serta sistem keamanan menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi tersebut. (LWM)

OpenAI Peretasan Situs pemerintah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral, Oknum Dokter Spesialis di Lubuklinggau Dilaporkan Istri Atas Dugaan Perzinaan
Next Article Cuki, Permainan Strategi Tradisional Palembang yang Hadir di Museum Sumsel
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,874 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,746 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,720 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?