Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Cuki, Permainan Strategi Tradisional Palembang yang Hadir di Museum Sumsel
Regional

Cuki, Permainan Strategi Tradisional Palembang yang Hadir di Museum Sumsel

alwiBy alwi30/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Workshop Permainan Cuki di Museum Negeri Sumsel. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Di tengah derasnya arus permainan digital, sebuah permainan papan warisan masa lalu kembali diperkenalkan kepada generasi muda Sumatera Selatan.

Namanya Cuki, permainan strategi yang dipercaya telah berkembang dalam lingkungan budaya Palembang sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam.

Upaya menghidupkan kembali permainan tradisional tersebut dilakukan UPTD Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa melalui Workshop Permainan Cuki: Reaktualisasi Cuki, Memperkuat Jati Diri Budaya Sumatera Selatan, Selasa (29/9/2026).

Baca juga :   Nekat Turun ke Kawah Saat Status Waspada, Empat Pemuda Pagar Alam Di-Blacklist dari Pendakian Gunung Dempo

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus mengenalkan kembali Cuki kepada masyarakat. Permainan yang dahulu berkembang di lingkungan bangsawan Palembang itu kini menghadapi tantangan zaman karena semakin jarang dimainkan dan dikenal generasi muda.

Kepala UPTD Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa, Anang Purnomo Kurniawan, mewakili Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, membuka kegiatan tersebut.

Salah satu pelestari Cuki, Kemas Muhammad Yunus, dalam pemaparannya bertajuk “Permainan Cuki: Cuki Warisan Kearifan Lokal” menjelaskan bahwa Cuki bukan sekadar permainan papan.

Di dalamnya terdapat unsur strategi, ketelitian, kesabaran, hingga kemampuan membaca langkah lawan. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari kekayaan budaya yang terkandung dalam permainan tradisional tersebut.

Baca juga :   Pria Asal Muara Enim Ditangkap Polisi atas Dugaan Penggelapan Sepeda Motor

“Cuki dimainkan menggunakan sejumlah perlengkapan khusus, seperti papan permainan, biji Cuki, dadu yang dikenal dengan sebutan pare, cawan, serta penanda pemain,” katanya.

Permainan tersebut dipercaya telah berkembang di lingkungan masyarakat Palembang sejak masa Kesultanan Palembang Darussalam.

“Jejak keberadaannya juga dapat dilihat dari sejumlah artefak yang kini menjadi koleksi museum,” terangnya.

Salah satunya berupa buah Cuki berbahan batu yang ditemukan di kawasan Sungai Musi. Artefak tersebut kini tersimpan di Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputra Dewa dan Museum Kota Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

Baca juga :   Pelajar di Palembang Diperkosa Pacar hingga Hamil 7 Bulan

Sementara itu, Pelestari Cuki lainnya, Achmad Hidayat, juga turut memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keberlangsungan permainan tradisional tersebut agar tidak berhenti sebagai artefak sejarah.

Upaya membawa Cuki ke era digital turut dilakukan melalui pengembangan aplikasi GO CUKI oleh mahasiswa kreatif Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri).

“Kami harap dengan digitalisasi tersebut menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan Cuki kepada generasi yang lebih akrab dengan perangkat teknologi. Dengan begitu, Cuki tidak hanya dikenang sebagai permainan tradisional masa lalu, tetapi dapat menjadi sarana edukasi budaya yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Amarullah mengatakan, antusiasme masyarakat terhadap Cuki mulai menunjukkan perkembangan.

Baca juga :   Polda Sumsel Petakan Kerawanan, 531 TPS di Empat Lawang Dijaga Ketat

Menurutnya, kondisi tersebut berbeda dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pada 2025, Cuki masih menghadapi tantangan karena belum banyak dikenal masyarakat.

Namun, pada 2026 antusiasme peserta meningkat. Pendaftaran workshop yang dibuka pada 4–14 September 2026 bahkan berhasil memenuhi kuota sebanyak 130 peserta.

Peserta berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari guru, pelajar, mahasiswa, instansi pemerintah hingga komunitas budaya.

“Ini sinyal bahwa permainan tradisional seperti Cuki masih memiliki ruang untuk kembali hadir di tengah masyarakat, asalkan dikemas dengan pendekatan yang sesuai dengan perkembangan zaman,” tutupnya. (DSK)

Cuki Museum Sumsel Palembang Permainan Tradisional
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAgen OpenAI Bobol Situs Pemerintah Australia Saat Uji Coba
Next Article Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam
alwi

Related Posts

Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Regional

Tak Ada Penerbangan ke Palembang, Percuma Status Bandara Internasional

10/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,849 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,724 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,695 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?