Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Jokowi Pamer KTA PSI, Guntur Romli Sindir soal Ijazah
Politik

Jokowi Pamer KTA PSI, Guntur Romli Sindir soal Ijazah

RiyadiBy Riyadi30/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Foto : (dok. YouTube PSI)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Juru Bicara PDI Perjuangan (PDIP) Guntur Romli menyindir langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang baru menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada publik.

Guntur menilai Jokowi seharusnya menunjukkan ijazahnya ke publik di tengah polemik mengenai dokumen pendidikan tersebut.

“KTA PSI itu apa ya? Partai Sengketa Ijazah?” ujar Guntur kepada wartawan, Minggu (27/9/2026).

Baca juga :   Presiden Prabowo Bertemu Jokowi di Kertanegara, Bahas Apa?

Guntur juga meminta Jokowi menunjukkan ijazah S1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia turut menyinggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tengah menghadapi gugatan terkait ijazah SMA.

“Diminta nunjukin ijazah agar tidak makin gaduh, kok malah nunjukin KTA, baik Jokowi diminta nunjukin ijazah S1 UGM-nya dan Gibran nunjukin ijazah SMA-nya,” kata Guntur.

Sebelumnya, Jokowi mengungkapkan dirinya telah menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025.

Baca juga :   Sudah Minta Maaf, Jokowi Tegaskan Proses Hukum Roy Suryo Tetap Berjalan

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI di Bandung, Sabtu (26/9/2026). Dalam kesempatan itu, Jokowi menunjukkan KTA PSI yang disebut telah dimilikinya sejak hampir setahun sebelumnya.

“Saya sudah masuk menjadi keluarga besar PSI itu sudah 14 Oktober 2025. Sudah setahun lalu. Banyak yang enggak percaya. Saya kasih kartu anggota saya,” kata Jokowi.

Jokowi mengatakan dirinya baru mengumumkan keanggotaan tersebut karena menunggu momentum yang dianggap tepat.

Baca juga :   Timnas AMIN Sumsel Siap Gelar Quick Count di Dua Lokasi

“Banyak yang bertanya kok baru ditunjukkan sekarang, ya kan suka-suka saya dong, kan ini kartu milik saya, bahwa saya tunjukkan di Bandung dan Bekasi ini karena momentumnya memang sekarang,” ujarnya.

Menurut Jokowi, politik berkaitan dengan momentum sehingga ia memilih mengumumkan keanggotaannya saat bertemu kader PSI di Bandung dan Kabupaten Bekasi.

“Politik ini kan momentum, momentumnya pas kan ya saya tunjukkan sekarang,” lanjutnya.

Baca juga :   DPRD Sumsel Sebut Pungutan Komite Sekolah Banyak Salahi Aturan

Jokowi sebelumnya merupakan kader PDIP dan menggunakan partai tersebut sebagai kendaraan politik saat maju dalam sejumlah kontestasi, mulai dari Pilkada Solo, Pilkada DKI Jakarta hingga Pilpres.

Hubungan Jokowi dan PDIP kemudian merenggang menjelang Pilpres 2024. Saat itu, Gibran maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto.

Pasangan Prabowo-Gibran kemudian memenangkan Pilpres 2024 setelah mengungguli pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diusung PDIP serta pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Baca juga :   UGM Tegaskan Jokowi Lulusan Sah Fakultas Kehutanan, Ijazah Asli Diserahkan Saat Wisuda 1985

Setelah itu, Gibran menjadi Wakil Presiden mendampingi Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, polemik mengenai dokumen pendidikan Jokowi dan Gibran masih menjadi perkara yang dibahas melalui sejumlah jalur hukum. Dalam konteks pernyataan Guntur, permintaan agar keduanya menunjukkan ijazah merupakan sikap politik dari juru bicara PDIP, bukan penetapan mengenai keabsahan dokumen tersebut.[YKP]

Jokowi Kartu Anggota PDIP PSI
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleAksi Maling Kotak Amal di Lubuklinggau Terekam CCTV
Next Article Edison Bantah Terima Rp3,3 Miliar, Sebut Proyek Smartboard-Chromebook Milik Mantan Pj Bupati
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,886 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,758 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,732 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?