RELUNG.ID – Seorang pria yang berprofesi sebagai penjaga malam Heri Heriyanto (45) digelandang ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
Warga Lorong Produksim, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan IT II Palembang, Sumsel ini serahkan langsung oleh korbannya berinisial VT (30) bersama keluarga dan aparat kepolisian dari Polsek Gandus Palembang.
Berdasarkan data dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di rumah korban VT yang berada di salah satu komplek perumahan di kawasan Kecamatan Gandus Palembang, Senin (5/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
VT kemudian dikejutkan dengan kedatangan Heri yang masuk ke rumahnya. Saat itu, terduga pelaku disebut hanya mengenakan sarung tanpa celana dan langsung hendak memeluk korban.
Korban yang ketakutan langsung mendorong tubuh Heri sambil berteriak meminta pertolongan. Korban juga menghubungi suaminya setelah menyadari dirinya didatangi pria tersebut.
“Saya lagi santai sambil main handphone. Pintu depan rumah terbuka. Pelaku masuk dengan memakai sarung tanpa celana dan hendak memeluk saya. Langsung saya dorong dan saya telepon suami sambil berteriak-teriak minta tolong ke warga,” kata VT.
Menurut VT, Heri merupakan penjaga malam di perumahan tempat tinggalnya. Dia mengaku selama sekitar satu bulan tinggal di perumahan tersebut tidak pernah melihat hal mencurigakan dari terduga pelaku.
Namun, sekitar satu jam sebelum kejadian, VT mengaku sempat melihat Heri mengintip melalui jendela rumahnya. “Sebelum kejadian sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku sudah mengintip di jendela rumah. Tapi saya tidak curiga,” ujarnya.
Teriakan korban kemudian mengundang perhatian warga. Heri akhirnya diamankan dan diserahkan ke polisi untuk menjalani pemeriksaan.
Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Andi Ardiansyah membenarkan pihaknya telah menerima penyerahan terduga pelaku dari Polsek Gandus.
“Sudah kita terima penyerahan pelaku dan sudah diserahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang. Laporan korban juga sudah kita terima,” kata Andi.
Sementara itu, Heri mengakui dirinya masuk ke rumah korban. Namun, dia menyebut tindakannya tersebut dilakukan karena menganggap korban ramah kepadanya.
“Aku itu iseng masuk ke rumah karena korban ramah. Saat masuk, korban dan saya terkejut, kemudian korban teriak lalu saya diamankan,” kata Heri. (LWM)

