RELUNG.ID – Toyota dan Lexus dikenal sebagai merek yang memiliki reputasi kuat dalam hal keandalan kendaraan.
Namun, reputasi tersebut tidak membuat kedua merek asal Jepang itu sepenuhnya terbebas dari persoalan teknis.
Toyota kini melakukan penarikan kembali atau recall terhadap ratusan kendaraan produksi 2026 di Amerika Serikat akibat masalah pada komponen steering knuckle.
Berdasarkan pemberitahuan yang disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), sebanyak 617 kendaraan diketahui menggunakan komponen yang tidak memenuhi standar kekuatan.
Masalah tersebut bermula dari komponen steering knuckle depan berbahan aluminium tempa yang diproduksi pemasok Toyota, Bharat Forge Aluminum USA. Sejumlah komponen ternyata dikirim dan dipasang pada kendaraan sebelum seluruh tahapan produksi selesai.
Salah satu proses yang terlewat adalah pemanasan menggunakan aging furnace. Proses tersebut diperlukan untuk memastikan komponen memiliki tingkat kekuatan sesuai spesifikasi.
Tanpa melalui proses tersebut, steering knuckle berpotensi memiliki kekuatan yang lebih rendah dari seharusnya. Dalam kondisi tertentu, komponen tersebut dapat patah pada area sambungan strut atau tie rod, terutama ketika kendaraan menghantam lubang atau trotoar.
Jika kerusakan terjadi saat kendaraan melaju, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Masalah ini diketahui pada akhir Juni 2026 ketika Bharat Forge Aluminum USA melakukan audit kualitas rutin. Pemasok kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Toyota.
Toyota selanjutnya melakukan pemeriksaan dan pengujian terhadap komponen yang dicurigai. Hasilnya menunjukkan terdapat 617 kendaraan di Amerika Serikat yang telah menggunakan steering knuckle dari kelompok produksi bermasalah tersebut.
Pada jajaran Lexus, kendaraan yang terdampak meliputi Lexus TX350, Lexus RX350H, Lexus RX350, Lexus TX500H, dan Lexus RX500H. Seluruhnya merupakan kendaraan model tahun 2026 yang diproduksi pada periode 18 hingga 25 Juni 2026, dengan satu unit RX500H tercatat diproduksi pada 23 Juni 2026.
Sementara dari merek Toyota, recall mencakup Grand Highlander yang diproduksi pada 19–26 Juni 2026 serta Grand Highlander Hybrid yang diproduksi pada 19–25 Juni 2026.
Toyota menyebut hingga saat ini belum menerima laporan kecelakaan maupun cedera yang berkaitan dengan masalah tersebut. Perusahaan juga belum menerima klaim garansi terkait kegagalan komponen steering knuckle yang terdampak.
Pemilik kendaraan yang masuk dalam daftar recall akan mulai diberi pemberitahuan pada 2 November 2026. Selanjutnya, dealer akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah kendaraan menggunakan komponen dari kelompok produksi yang bermasalah.
Apabila terbukti terdampak, komponen steering knuckle akan diganti secara gratis. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemungkinan kerusakan yang dapat memengaruhi kendali kendaraan dan keselamatan pengemudi. (LWM)

