Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kapolda Sumsel Tegaskan Perang terhadap Premanisme, 1.238 Orang Diamankan

14/10/2026

PLTU Banjarsari Dikabarkan Hampir Satu Bulan Berhenti Beroperasi, DPRD Lahat Siapkan Pansus, PTBA Diminta Bertanggung Jawab

14/10/2026

Detik-detik Dua Jurnalis Dikeroyok Massa Berbaju Hitam, Sempat Minta Tolong Polisi Tapi Diabaikan

14/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Thursday, 15 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Anggota DPR RI Desak Polda Sumsel Usut Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan
Regional

Anggota DPR RI Desak Polda Sumsel Usut Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan

alwiBy alwi14/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Anggota DPR RI, Giri Ramanda Kiemas/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan (Sumsel) I, H.M. Giri Ramanda N Kiemas, mendesak Polda Sumsel menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan aksi kekerasan saat unjuk rasa di depan Mapolda Sumsel, Selasa (13/10/2026).

Insiden yang menyebabkan sejumlah mahasiswa dan wartawan mengalami luka-luka itu dinilai menjadi ujian bagi kepemimpinan baru Polda Sumsel dalam menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Kamis 6 April 2023, Enam Wilayah di Sumsel Berpotensi Banjir

Giri mengatakan, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Terlebih, dugaan aksi main hakim sendiri itu terjadi di depan markas kepolisian yang seharusnya menjadi tempat masyarakat mendapatkan perlindungan hukum.

“Ini menjadi ujian bagi Kapolda dan Wakapolda baru dalam menerapkan slogan Kapolri, yaitu ‘Polisi Bagi Masyarakat’,” kata Giri, Rabu (14/10/2026).

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, kepolisian harus menjamin perlindungan bagi seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingannya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki hak untuk menyampaikan aspirasi di muka umum, sementara wartawan harus mendapatkan jaminan keamanan ketika menjalankan tugas jurnalistik.

Baca juga :   Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Saya Siap Hadapi Proses Hukum dengan Tenang

Ia menyayangkan terjadinya dugaan kekerasan di tengah aksi unjuk rasa tersebut. Karena itu, Giri meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan tindakan main hakim sendiri berlangsung tanpa konsekuensi hukum.

“Kepolisian harus bersikap adil dan menjadi pengayom bagi siapa pun, serta tidak membiarkan aksi main hakim sendiri terjadi di depan Mapolda Sumsel,” ujarnya.

Giri menilai, langkah konkret kepolisian dalam mengusut insiden tersebut sangat dinantikan masyarakat. Penanganan kasus, terutama dugaan penganiayaan terhadap wartawan dan tindakan yang menghambat mahasiswa menyampaikan pendapat, harus dilakukan secara profesional dan transparan.

Ia menegaskan, setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran harus dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga :   Dapur Pakri Polda Sumsel, Jantung Operasi Program Makan Bergizi Gratis

“Sikap tegas Polda Sumsel dalam menangani kasus pemukulan wartawan dan penghalangan mahasiswa menyampaikan pendapat di muka umum sangat ditunggu oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Giri berharap kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Menurutnya, penegakan hukum yang adil menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

“Jangan biarkan ada pihak yang main hakim sendiri lolos dari jerat hukum, terlebih kejadiannya berada tepat di depan kantor Mapolda Sumsel,” tegasnya. (DSK)

Anggota DPR Ri Bentroko Kekerasan mahasiswa Penganiayaan wartawan Polda Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDidemo Pemuda soal Karhutla, Menhut Raja Juli Tegaskan Tak Lepas Tangan
Next Article Digugat ke MK, Masa Jabatan Anggota DPRD 2024-2029 Diminta Diperpanjang
alwi

Related Posts

Regional

PLTU Banjarsari Dikabarkan Hampir Satu Bulan Berhenti Beroperasi, DPRD Lahat Siapkan Pansus, PTBA Diminta Bertanggung Jawab

14/10/202612 Views
Regional

Detik-detik Dua Jurnalis Dikeroyok Massa Berbaju Hitam, Sempat Minta Tolong Polisi Tapi Diabaikan

14/10/20266 Views
Regional

Gerebek Kampung Narkoba, Bandar dan Pengedar Sabu di Empat Lawang Ditangkap

14/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,403 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,258 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,228 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?